Suara.com - Seperempat wilayah Venezuela mengalami padam listrik, dugaan sementara adanya aksi sabotase terhadap sistem transmisi listrik di negara tersebut.
Informasi itu disampaikan Menteri Energi Jorge Marquez. Dia mengatakan bahwa pasokan energi di seperempat wilayah Venezuela saat ini padam.
Saat ini Kementerian Energi saat ini sedang berupaya memulihkan layanan tersebut.
"Saya sekali lagi mengutuk serangan teroris terhadap sistem listrik nasional, kali ini terhadap sistem transmisi listrik negara kita," kata Marquez.
"Para teroris ini hanya berpikir untuk merugikan negara sementara rakyat kita sedang bekerja untuk terus maju," kata Marquez dalam wawancara dengan televisi VTV.
"Saat ini... kami sedang berupaya memulihkan layanan di seluruh negeri," ujarnya.
Sabotase tersebut berdampak pada sekitar 25 persen wilayah Venezuela, kata menteri tersebut, seraya menambahkan bahwa akan diperlukan waktu beberapa jam untuk memulihkan pasokan listrik.
Pada akhir Agustus, listrik di seluruh Venezuela juga padam. Pemerintah mengaitkan insiden itu dengan sabotase terhadap sistem energi nasional. [Antara].
Baca Juga: Aion Masih Pikir-Pikir Bawa Hyptec HT Pintu Gullwing ke Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut