Suara.com - Wihaji, salah satu politisi senior dari Partai Golkar, muncul sebagai kandidat kuat menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran. Namanya termasuk dalam daftar 49 tokoh yang diundang ke kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto pada Senin (14/10/2024) lalu.
Wihaji, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Golkar, dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia politik Indonesia. Lantas, Wihaji calon menteri apa di kabinet Prabowo-Gibran?
Sebagai mantan Bupati Batang, ia telah membuktikan kemampuannya dalam memimpin daerah dan menarik investasi asing. Reputasi inilah yang membuatnya menjadi salah satu kandidat menteri yang dipertimbangkan untuk mengisi pos strategis di kabinet Prabowo-Gibran.
Wihaji dikabarkan berpotensi menangani isu-isu penting seperti stunting dan program keluarga berencana. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya upaya menciptakan generasi emas untuk Indonesia, mengingat populasi yang sangat besar dan tantangan yang dihadapi dalam bidang kesehatan.
Mengutip Antara, karier politik Wihaji dimulai sebagai staf ahli anggota DPR dari Partai Golkar, hingga kemudian menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal di DPP Partai Golkar.
Meski sempat gagal dalam pencalonannya sebagai anggota DPR pada 2014, ia tidak menyerah dan terus aktif di politik. Puncak kariernya adalah ketika terpilih sebagai Bupati Batang pada 2017, di mana ia berhasil menarik perhatian dengan program pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Sebagai salah satu tokoh yang dipertimbangkan masuk ke kabinet Prabowo-Gibran, Wihaji berpotensi memegang peran penting dalam mengatasi berbagai tantangan nasional, terutama terkait kesehatan masyarakat. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi apakah ia akan menempati posisi tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet
-
KSP Qodari Jawab Soal Isu Reshuffle Kabinet: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu
-
Isu Reshuffle Kabinet Jilid 5 Memanas, 7 Menteri Ini Bakal Diganti?
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?