Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto mengunggah potret lawas dirinya bersama dengan para presiden terdahulu. Mulai dari Presiden ke-2 RI Soeharto, hingga foto ia bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Adapun foto Presiden pertama Soekarno turut diunggah.
Foto-foto itu diunggah Prabowo melalui akun Instagram @prabowo kurang dari 24 jam menuju hari pelantikan ditinya sebagai presiden.
Melalui keterangan foto dalam unggahannya, Pravowo menyampaikan rasa syukur mendalam kepada para presiden terdahulu.
"Rasa syukur yang mendalam saya haturkan kepada seluruh Presiden Republik Indonesia.
Presiden RI ke-7 Ir. H. Joko Widodo, Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., Presiden RI ke-5 Prof. Dr. (H.C.) Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-4 Dr. (H.C.) K.H. Abdurrahman Wahid, Lc., Presiden RI ke-3 Prof. Dr.-Ing. Ir. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng., Presiden RI ke-2 Jenderal Besar TNI (Purn.) . . Soeharto, Presiden RI ke-1 Dr. (H.C.) Ir. H. Soekarno yang telah mengabdikan hidup dan dedikasinya demi kemajuan bangsa," tulis Prabowo dilihat, Minggu (20/10/2024).
Prabowo sekaligus menyampaikan kebanggaan atas setiap kerja keras dan pengorbanan para pemimpin bangsa tersebut.
"Kami bangga atas setiap kerja keras dan pengorbanan yang telah mereka lakukan untuk membangun dan menjaga negeri ini," tulis Prabowo.
Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasih atas jasa-jada besar seluruh presiden yang memimpin Republik Indonesia.
"Terima kasih atas pengorbanan dan kepemimpinan yang telah membawa Indonesia ke tempat yang lebih baik. Perjalanan panjang bangsa ini tidak lepas dari jasa-jasa besar seluruh Presiden Rl untuk rakyat dan negara tercinta," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Detik-detik Pergantian Presiden: Pedagang Mulai Berjualan, Kiriman Anggrek Putih Berdatangan di Istana Jakarta
-
Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, Para Pemimpin Dunia Berdatangan ke Indonesia
-
Sebut Ribuan Warga Bakal Pisah dan Sambut Jokowi di Jakarta-Solo, Projo: Bukan Setting-an
-
Kamala Harris Pertanyakan Kelayakan Donald Trump untuk Menjabat Kembali Sebagai Presiden AS
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia