Suara.com - MPR RI siap menggelar pengambilan sumpah atau pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Sejumlah tamu sudah mulai berdatangan.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi sejak pukul 07.30 WIB tampak sejumlah persiapan dilakukan jelang acara pelantikan dimulai pada pukul 10.00 WIB mendatang.
Para tamu juga sudah mulai terlihat berdatangan salah satunya seperti Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tampak, SBY turut didampingi oleh putranya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.
Sementara itu, sejumlah Anggota DPR RI juga Anggota DPD RI sudah berbondong-bondong datang menuju ruang utama proses pelantikan Presiden. Mereka sendiri merupakan Anggota MPR RI.
Dari sisi pengamanan Komplek Parlemen, tampak semua lini diperketat pengamanannya. Sejumlah personel kepolisian hingga TNI bersiaga di lokasi.
Kendaraan-kendaraan taktis juga disiagakan di lokasi. Maklum saja selain tamu domestik, sejumlah tamu internasional juga akan hadir dalam afara hari ini.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani sebelumnya mengatakan bahwa jumlah tamu kenegaraan yang telah mengonfirmasikan kehadiran dalam acara pelantikan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024—2029 sekitar 33 negara.
Ahmad Muzani menjelaskan bahwa 33 negara tersebut meliputi negara sahabat seperti negara di kawasan maupun mitra ASEAN.
"Tentu saja ini sebuah jumlah yang sangat besar, membanggakan, dan ini sebuah penghormatan yang amat besar bagi kita sebagai bangsa," kata Muzani dikutip dari Antara, Sabtu kemarin.
Oleh sebab itu, dia mengharapkan bahwa Indonesia dapat menjadi tuan rumah yang ramah, baik, dan menghormati setiap tamu dari mana pun berada.
Pada kesempatan itu, dia mengatakan bahwa sejumlah mantan presiden maupun wakil presiden yang menghadiri pelantikan Prabowo-Gibran adalah Susilo Bambang Yudhoyono, Try Soetrisno, Jusuf Kalla, dan Boediono.
Selain itu, keluarga mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid dan keluarga mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz juga akan hadir.
Agenda pelantikan ini di Gedung Nusantara, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10) pukul 10.00 WIB.
Berita Terkait
-
Meski Megawati Absen Alasan Pilek, Semua Legislator PDIP Wajib Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran, Ini Alasannya!
-
Ungkap Alasan Bakal Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Hari Ini, Anies Baswedan: Karena Saya Berusaha...
-
Alasan Flu Absen Pelantikan Presiden, Begini Hubungan Megawati ke Prabowo Terkait Rencana Keduanya Bertemu
-
Pelantikan Presiden dan Wapres: Prabowo-Gibran Berangkat Sendiri-sendiri ke DPR, Kok Gak Bareng?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus