Dalam perjalanannya di kancah politik, Maruarar Sirait dikenal sebagai sosok yang tegas, kritis, dan berprinsip. Salah satu isu penting yang ia hadapi adalah ketika harga BBM dinaikkan pada April 2012. Maruarar menyuarakan solusi yang tidak memberatkan masyarakat ekonomi bawah, sambil tetap mendukung kebijakan partainya.
Pada 2023, Maruarar Sirait mendapatkan kepercayaan besar dengan ditunjuk sebagai Ketua Satgas Anti Mafia Sepak Bola oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Tugas ini merupakan langkah penting dalam upaya memberantas pengaturan skor dan mafia sepak bola di Indonesia. Pengalaman Maruarar dalam dunia olahraga pun tak bisa dianggap remeh, karena ia pernah menjabat sebagai Ketua Steering Committee Piala Presiden selama empat tahun, dari 2015 hingga 2019.
Selain berkarir di politik, Maruarar Sirait juga terlibat di dunia bisnis. Ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Potenza Sinergi dan pernah menduduki posisi sebagai Manajer Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) di Unpar Bandung.
Tinggalkan PDIP hingga Ikut Jokowi
Maruarar Sirait secara mengejutkan memutuskan hengkang dari PDI Perjuangan setelah hampir 20 tahun berkiprah di partai tersebut. Keputusan ini diambil jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dia pamit dari PDI-P setelah mengunjungi kantor DPP partai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 15 Januari 2024.
Eks Ketua Taruna Merah Putih, organisasi sayap PDI-P, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto atas dukungan selama bertahun-tahun. Maruarar menyatakan bahwa keputusannya untuk pamit sudah melalui pertimbangan matang dan diskusi dengan orang-orang terdekat.
Langkah Maruarar untuk meninggalkan PDI-P disebut-sebut mengikuti arah politik Presiden Joko Widodo (Jokowi), meskipun ia tidak merinci lebih lanjut apakah keputusan tersebut terkait dukungan terhadap pasangan calon presiden tertentu.
Pada akhirnya, Maruarar menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang diusung oleh Partai Gerindra dalam Pilpres 2024.
Tak lama setelah pamit dari PDI-P, Maruarar Sirait mengumumkan bahwa dirinya resmi bergabung dengan Partai Gerindra pada awal April 2024. Keputusannya ini menambah dinamika politik menjelang Pilpres, terutama karena PDI-P telah mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai calon presiden dan wakil presiden.
Tag
Berita Terkait
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
Konflik Lahan Tanah Abang: 7 Fakta di Balik Klaim Maruarar Sirait vs Hercules
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!
-
Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya
-
Siapkan Langkah Hukum, Arus Bawah Prabowo Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Halusinasi
-
Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat