Untuk Indonesia sendiri, upaya pengurangan sampah dimulai dari inisiatif-inisiatif untuk mengembangkan kemasan yang berkelanjutan agar lebih mudah didaur ulang, mengurangi penggunaan plastik resin baru, dan mengembangkan inovasi-inovasi baru.
Berikut beberapa inisiatif pengembangan kemasan berkelanjutan yang telah dilakukan Nestlé Indonesia, antara lain:
* 100% sedotan kertas pada produk siap konsumsi MILO dan DANCOW.
* Mangkuk kertas untuk kemasan siap saji KOKO KRUNCH Double Choco.
* Transisi menggunakan kemasan mono-material agar lebih mudah didaur ulang.
* 100% kertas daur ulang dengan sertifikat FSC (Forest Stewardship Council) untuk produk dalam * kemasan karton.
Studi kemasan isi ulang berkolaborasi dengan Siklus dan Qyos, serta studi kemasan guna ulang berkolaborasi dengan Alner.
Selain itu, Nestlé Indonesia turut melakukan berbagai upaya untuk mendukung peningkatan waste management di Indonesia, antara lain:
1. Mengembangkan TPS3R atau TPST guna mengelola keseluruhan sampah rumah tangga, baik sampah organik maupun sampah anorganik,
* Bergabung dalam Project STOP dalam mendirikan 2 TPST di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur
* Bermitra dengan KSM Sahabat Lingkungan dalam mengelola 12 TPS3R di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
* Berkolaborasi dengan Wast4Change dalam mendirikan Rumah Pemulihan Material di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan
2. Berkolaborasi dengan Sustainable Waste Indonesia (SWI) dan Indonesia Plastic Recycler (IPR) dalam bermitra dengan para 36 pelapak dan pendaur ulang sampah plastik di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
3. Bergabung dalam PRAISE dan IPRO sebagai salah satu founding member sebagai upaya kolaborasi lintas industri untuk meningkatkan angka pengumpulan dan daur ulang sampah kemasan
4. Mendorong peran serta masyarakat untuk melakukan pilah sampah dari rumah dan menyediakan fasilitas pengelolaan
* Berkolaborasi dengan Rekosistem dalam menyediakan 10 fasilitas waste station yang bermitra dengan Hero Supermarket dan Hypermart.
* Berkolaborasi dengan Waste4Change dalam menyediakan waste drop box di Kantor Pusat Nestlé Indonesia untuk mengelola sampah rumah tangga jenis anorganik milik karyawan.
Setor Sampah dan Dapat Voucher Belanja
Konsumen dapat berperan aktif menyetorkan material sampah jenis anorganik, seperti kertas, kardus, plastik, sachet, kaleng, kaca, dan juga minyak jelantah. Semua jenis ini harus dipilah-pilah dari rumah, agar sampah tidak terkontaminasi dengan material organik maupun dengan minyak atau sambal.
Sampah yang telah terkumpul, disetorkan kepada pengepul dan pendaur ulang sampah sesuai dengan jenis material untuk dijadikan bahan baku material daur ulang, atau dikeola secara bertanggung jawab agar tidak bermuara di TPA.
Setiap sampah yang disetorkan bisa ditukarkan dengan voucher belanja Hero Supermarket atau Hypermart, sesuai dengan lokasi penyetoran.
Kumpulkan 800 poin untuk setiap 1 kg kemasan sampah anorganik, tapi jika konsumen mengemas secara terpisah sampah kemasan dari merek-merek Nestlé, maka konsumen dapat memperoleh poin spesial sebesar 1.500 poin untuk setiap 0,5 kg.
Setiap 25.000 poin dapat ditukarkan dengan voucher belanja (Hero Supermarket atau Hypermart) senilai Rp25.000 untuk digunakan berbelanja di mitra ritel.
Berita Terkait
-
PT Nestle Indonesia Hadir dalam World Water Forum ke-10, Berkolaborasi untuk Revitalisasi DAS Citarum
-
Kolaborasi dengan PT Nestle Indonesia, PT Rukun Mitra Sejati Perkuat Jaringan Distribusi di Banda Aceh
-
Nestle Indonesia di Industry Hub UNU: Dukung Masa Depan Indonesia yang Cerah
-
Uji Coba Truk Listrik Mitsubishi eCanter, KTB Jalin Kerja Sama dengan PT Nestle Indonesia dan PT Pos Indonesia
-
Wawancara Direktur Corporate Affairs Nestle, Sufintri Rahayu: Komunikasi Bukan Cuma Karier
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua