Suara.com - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada 31 Januari 2024. Peresmian itu dilakukan tepat di perayaan hari lahir Nahdlatul Ulama ke 101, dan disaksikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, jajaran menteri, Rektor UNU Widya Priyahita, pimpinan ulama NU, dan ribuan partisipan lainnya, seperti santri, mahasiswa, dosen universitas, serta jaringan NU.
Pada kesempatan itu, PT Nestlé Indonesia menghadirkan Nestlé Industrial Hub, yang merupakan salah satu bagian dari Industry Hub UNU Yogyakarta. Fasilitas Nestlé Industrial Hub ini hadir di lantai 2 UNU Yogyakarta, menampilkan visual perjalanan PT Nestlé Indonesia dalam menciptakan manfaat bersama di Indonesia dan menyediakan area bagi mahasiswa yang ingin belajar maupun berdiskusi.
“Sejak lebih dari 52 tahun, PT Nestlé Indonesia hadir dan menciptakan manfaat bersama di Indonesia, dengan menggunakan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, saat ini dan untuk generasi mendatang. Kami percaya akan kekuatan ide dan perspektif yang beragam, termasuk yang dimiliki generasi muda. Kami berharap, kolaborasi PT Nestlé Indonesia dan UNU Yogyakarta dapat memperkuat komitmen kami dalam memajukan generasi penerus bangsa," kata Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Samer Chedid.
Samer Chedid hadir bersama dengan Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu, dan Direktur Human Resources PT Nestlé Indonesia Fahrul Irvanto, turut menyambut Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke area Industry Hub, dalam kegiatan tersebut.
Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu menjelaskan bahwa, PT Nestlé Indonesia merasa terhormat dapat menjadi satu-satunya mitra FMCG multinasional dalam industrial hub di UNU Yogyakarta. "Kami percaya kehadiran Nestlé Industrial Hub dapat menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan berharga mengenai praktik manufaktur terbaik kepada generasi mendatang di UNU Yogyakarta. Kami turut mengapresiasi setiap institusi pendidikan, yang secara berkelanjutan telah menyediakan ruang aman untuk belajar bagi mahasiswa-mahasiswi di Indonesia. Mari bersama-sama berkolaborasi dan berinovasi untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang cerah,” katanya.
Dalam peresmian tersebut, PT Nestlé Indonesia berkesempatan menjadi mitra minuman dalam acara inaugurasi kampus terpadu UNU Yogyakarta. Merek-merek terkemuka hadir, seperti Nestlé Professional, MILO, BEAR BRAND, NESCAFÉ, dan KitKat, untuk disajikan kepada lebih dari 5.000 peserta, termasuk pihak pemerintah, santri, mahasiswa, dosen, dan anggota NU.
UNU Yogyakarta merupakan perguruan tinggi yang memiliki visi untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan dan demokratis melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atas dasar Islam ahlus sunnah wal jama’ah an-nahdliyah pada 2050.
Pada 2021, UNU Yogyakarta memulai pembangunan kampus terpadunya untuk meningkatkan tata kelola, infrastruktur, pendidikan dan penelitian kampus, dengan gedung yang terdiri dari 9 lantai, yang mencakup lobi, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang komunal, ruang perkantoran, hingga roof garden.
Baca Juga: Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Rusun Mahasiswa STPK Banau di Maluku Utara
Berita Terkait
-
Siapkan Diri Hadapi Dunia Kerja, Ini 5 Manfaat Magang di Luar Negeri
-
Pendaftaran Beasiswa Kalla Sudah Dibuka, Mahasiswa Asal Sulawesi Merapat
-
Mahasiswa, Jangan Kuliah di Surabaya kalau Kamu Tidak Suka 5 Hal Ini!
-
Pinjaman Lunak Jadi Strategi Pemerintah Wujudkan Pendidikan Tinggi untuk Semua
-
Innovillage 2023 Lahirkan 163 Karya Inovasi Mahasiswa Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi