Suara.com - Grand Mufti Kesultanan Oman memuji serangan yang menargetkan rumah Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu.
Menurut laporan IRNA Senin pagi yang mengutip situs web berbahasa Arab, Sheikh Ahmad Al-Khalili mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa menargetkan rumah Benjamin Netanyahu yang haus darah dan kriminal adalah langkah yang berhasil.
Kami berharap tindakan ini akan berhasil di masa mendatang dan akan membuahkan hasil, katanya lebih lanjut, seraya menambahkan bahwa serangan ini menanamkan rasa takut di hati penjahat ini [Netanyahu] dan teman-teman serta pendukungnya, dan Insya Allah, ini akan segera membuahkan hasil, yaitu kemenangan yang jelas bagi perlawanan.
Segala sesuatu ada waktunya dan apa yang dibutuhkan harus dilakukan dan upaya ini tidak akan sia-sia dan bahwa kelemahan rezim jahat ini telah terbukti, meskipun para pendukungnya mungkin berpikir dan tertipu bahwa pemilik teknologi lebih unggul dan tak terkalahkan, ulama terkemuka itu menyatakan.
Media Zionis melaporkan pada hari Sabtu bahwa kediaman Netanyahu menjadi sasaran pesawat nirawak Hizbullah dan bahwa Netanyahu beserta istrinya tidak berada di kediaman mereka di Kaisarea pada saat serangan itu terjadi.
Mufti Oman secara terbuka mendukung Poros Perlawanan yang telah berperang melawan rezim Zionis yang merampas kekuasaan.
Sheikh Al-Khalili baru-baru ini juga mengutuk pembunuhan Israel terhadap kepala Hamas, Yahya Sinwar, sambil memuji Sinwar dan menyebutnya sebagai pemimpin yang heroik.
Berita Terkait
-
Siapa Nas Daily, Infuencer Asal Israel Dihujat Warga Jepang Usai Singgung Palestina
-
Terbongkar! Rekaman Video Ungkap Isi Bunker Mewah Pimpinan Hamas dan Uang Tunai Jutaan
-
Dear Israel, PBB Tegas Minta Hal Ini
-
Rekaman Jelas Pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Pindahkan Barang di Terowongan Gaza Sebelum Tewas
-
Drone Diluncurkan ke Rumah Benjamin Netanyahu, Israel 'Kami Akan Tetap Berperang dengan Hamas dan Hizbullah'
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung