Suara.com - Muliaman Darmansyah Hadad resmi diangkat Prabowo sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Ia akan didampingi oleh Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang yang diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara.
Seperti diketahui, Badan Pengelola Investasi Danantara merupakan lembaga baru yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.
Lembaga ini dikabarkan akan menjadi superholding BUMN, seperti Temasek Singapura dan Khazanah Berhad Malaysia.
Lalu Siapakah Muliaman Darmansyah Hadad?
Muliaman Hadad tercatat sebagai Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI. Sebelumnya, sebelumnya ia menjabat sebagai Komisaris Independen PT Astra International.
Berikut profil Muliaman Darmansyah Hadad yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara di Kabinet Prabowo-Gibran:
Biodata
Nama lengkap: Muliaman Darmansyah Hadad
Baca Juga: Jadi Utusan Khusus Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad Punya Program Apa?
Tempat/Tanggal Lahir: Bekasi, 3 April 1960.
Riwayat pendidikan: S-1 Sarjana Ekonomi, Studi Pembangunan Universitas Indonesia S-2 Master of Public Administration, Harvard University S-3 Doctor of Philosophy, Monash University.
Riwayat pekerjaan:
1. Deputi Gubernur Bank Indonesia (2006-2012)
2. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (2012-2017)
3. Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss (2018-2023)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika