Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut satu untuk Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Ridwan Kamil-Suswono, memproklamirkan Jakarta menjadi wilayah satu agama, yaitu Islam. Narasi dalam unggahan tersebut berbunyi:
“Ridwan Kamil dan Suswono memproklamirkan satu agama Islam saja utk DKJ. Cagub dan Cawagub ini jelas2 bukan orang Indonesia, karena tidak terapkan Pancasila. Seharusnya mereka kampanye di Arab atau daerah Yaman, Hamas, Hisbullah, Houti”
Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut terbukti tidak memiliki dasar.
Penjelasan Klarifikasi
Dalam unggahan di Instagram resminya, Ridwan Kamil dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa program "Maghrib Mengaji" yang ia bawa dalam kampanyenya adalah kelanjutan dari program yang sebelumnya dijalankan oleh mantan Gubernur Anies Baswedan. Program tersebut bertujuan untuk memberikan kegiatan positif bagi remaja agar terhindar dari kenakalan, seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.
Ridwan Kamil juga menjelaskan bahwa ia mendukung keberagaman agama di Jakarta dan berjanji untuk membuat program serupa bagi agama-agama lain. Selain itu, ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program dari Basuki Tjahaja Purnama yang bertujuan memberangkatkan marbot masjid untuk umrah dan haji, dan merencanakan program serupa untuk pemeluk agama lainnya.
Kritik Program Maghrib Mengaji
Menurut artikel yang dirilis oleh Tempo, peneliti dari The Indonesian Institute (TII), Felia Primaresti, sempat memberikan kritik terkait program Maghrib Mengaji karena dinilai eksklusif untuk masyarakat Muslim saja, sehingga tidak mencakup golongan masyarakat lainnya. Namun, tidak ada narasi dalam artikel tersebut yang menyatakan bahwa Ridwan Kamil memproklamirkan Jakarta sebagai wilayah dengan satu agama saja.
Kesimpulan
Klaim yang beredar di media sosial mengenai Ridwan Kamil-Suswono memproklamirkan Jakarta sebagai wilayah satu agama adalah tidak benar. Ridwan Kamil telah memberikan klarifikasi bahwa ia mendukung keberagaman agama dan berjanji untuk menciptakan program-program yang inklusif bagi semua agama di Jakarta.
Berita Terkait
-
Anak Abah Pindah Haluan? Survei Poltracking: Mayoritas Pendukung Anies Pilih RK-Suswono
-
Dibuka November 2024, 25hours Hotel Jakarta The Oddbird Hadirkan Kamar dengan Tema Menarik
-
Gugatan ke KPU soal Pencalonan Gibran Ditolak PTUN, Begini Reaksi PDIP
-
Menengok Aksi Kamisan Perdana di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Survei Poltracking: Elektabilitas RK-Suswono di Jakarta Moncer, Pramono-Rano Masih Ketinggalan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu