Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung sadar betul dirinya harus terus tancap gas untuk melakukan blusukan menyapa warga Jakarta.
Meski berdasarkan hasil survei dirinya mengalami kenaikan dalam elektabilitas. Namun tingkat popularitas mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) era Presiden Joko Widodo ini masih minim terutama di kalangan generasi Z alias Gen Z.
“Mungkin di awal-awal survei, saya rendah sekali terutama untuk Gen Z, tapi sekarang alhamdulillah di Gen Z saya sudah cukup dikenal. Saya pribadi ya, kalau Bang Doel udah dikenal,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (28/10/2024) malam.
Meski demikian, Pramono tak patah arang. Dirinya bakal terus berjuang agar bisa dikenal oleh para Gen Z dengan tujuan bisa mendapat raihan suara dari para pemilih muda.
“Ya memang, (popularitas) Gen Z-nya perlu kerja keras lagi, dan saya akan kerja keras untuk (bisa dikenal) Gen Z. Makanya acara seperti ini bagi saya membangkitkan semangat banget,” ucap Pram.
Politikus PDIP itu sebelumnya menghadiri acara deklarasi Muda Mudi Menyala Jakarta untuk Mas Pram-Bang Doel.
Acara yang berlangsung di Pos Bloc ini, dihadiri oleh para anak muda yang memang tergabung dalam beberapa organ relawan pendukung Pramono-Rano.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Sebut Pemimpin Harus Berimajinasi, Pramono: Jakarta Butuh Pemimpin yang Bekerja Keras
-
Blusukan dan Temukan Masalah, Pramono Anung Janji Bentuk Pasukan Putih, Ini Tugasnya
-
Didukung Relawan Pendekar, Cagub Pramono Makin Pede: Semangatnya Betul-betul dari Akar Rumput
-
Tolak Tawaran Menteri, Pramono Anung: Prabowo Pasti Nyaman Jika Saya Mau
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik
-
KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024
-
Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model
-
Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung