Suara.com - Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, mengumumkan bahwa sejak 23 September, 95 pasukan Israel telah tewas dan sekitar 900 lainnya terluka.
Hizbullah dilaporkan telah menghancurkan lebih dari 40 tank Merkava yang dimiliki Israel di medan perang di selatan Lebanon selama bulan Oktober, menurut media perlawanan Lebanon pada hari Jumat.
Selain itu, Hizbullah juga melaporkan telah memusnahkan 50 tank dan kendaraan militer Israel serta lima drone, termasuk tiga Hermes 450 dan dua Hermes 900, dalam periode tersebut.
Hizbullah menyatakan bahwa jumlah korban tewas di pihak Israel mencakup tentara dan perwira Zionis.
Pada tanggal 31 Oktober, Hizbullah menginformasikan bahwa mereka telah meluncurkan serangan rudal dan artileri terhadap rezim Israel di daerah perbatasan serta di wilayah Palestina yang diduduki.
Menanggapi peningkatan agresi Israel terhadap berbagai kawasan di selatan Lebanon yang dimulai akhir September, Hizbullah telah memulai serangan terhadap pangkalan-pangkalan Zionis sejak awal agresi tersebut.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa lebih dari 2.500 orang telah tewas di negara itu akibat agresi Israel.
Berita Terkait
-
Israel Hujani Rumah Sakit dengan Serangan, Pasokan Medis PBB di Gaza Ludes
-
"Perang Terbuka Israel Melawan PBB", Palestina Ungkap Agresi di Gaza: Situasi Ini Sangat Buruk
-
Tragis! 4 Pekerja Thailand Tewas Terkena Roket Hizbullah di Israel
-
Israel Bentuk Divisi Militer Baru di Perbatasan Yordania, Kesepakatan Damai 1994 Terancam?
-
Buldoser Israel Hancurkan Kantor PBB, Pengungsi Palestina Kehilangan Layanan Vital
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan