News / Nasional
Rabu, 06 November 2024 | 12:08 WIB
Ilustrasi Guru dan Siswa (Pexels/Agung Pandit Wiguna)

Ingatkah, Bu, saat aku masih polos

Kau ajarkan huruf demi huruf

Angka demi angka dengan penuh kesabaran

Hingga aku bisa membaca dan berhitung

Kau bukan hanya guru, tapi sahabatku juga

Mendengarkan segala keluh kesahku

Memberikan semangat ketika aku merasa lemah

Menjadi panutanku dalam segala hal

Kau bagai lilin yang menyala

Baca Juga: Gaji Guru dan Honorer Naik pada 2025: Harapan atau Sekadar Angin Lalu?

Hingga habis untuk menerangi

Jiwa-jiwa muda sepertiku

Agar kelak menjadi insan yang berguna

Terima kasih, guruku

Atas segala jasa dan pengorbananmu

Engkau akan selalu kuingat

Dalam setiap langkahku

3. Pelita di Ujung Desa

Di pelosok negeri, jauh dari hiruk pikuk kota

Engkau berdiri, guru, bak pelita menara

Menyebarkan ilmu, membakar semangat muda

Di tengah keterbatasan, kau tetap setia

Jalan berlumpur, jembatan kayu lapuk

Tak menghalangi langkahmu untuk datang

Mengajar anak-anak desa, dengan sabar dan tulus

Menjadi pahlawan tanpa tanda jasa

Buku-buku usang, papan tulis retak

Tak menyurutkan semangatmu untuk mengajar

Dengan kreativitas, kau ubah keterbatasan

Menjadi ladang ilmu yang tak terbatas

Di malam hari, di bawah sinar rembulan

Kau susun rencana, menyiapkan pelajaran

Demi masa depan anak didikmu

Kau berkorban waktu, tenaga, bahkan kesehatan

Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa

Yang layak mendapat penghormatan setinggi langit

Terima kasih, guru, atas dedikasimu

Engkau inspirasi bagi kami semua

Load More