Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka membuka posko pengaduan untuk masyarakat umum di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2024). Layanan ini dibuka tiap hari Senin sampai Jumat pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.
Pantauan Suara.com, posko pengaduan ini bisa diakses dengan masuk melalui pintu Istana Wapres Jalan Kebon Sirih. Kemudian, pengadu bisa melakukan registrasi di meja pendaftaran dan menukarkan kartu identitas dengan ID tamu.
Selanjutnya, pengadu akan menunggu di tenda warna putih untuk menanti giliran. Begitu dipanggil, mereka diarahkan ke ruangan Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan diberikan nomor antrian sebelum dilayani petugas.
Terlihat, ada 12 petugas yang dilengkapi peralatan komputer untuk mencatatkan aduan.
Asisten Deputi Tata Kelola Pemerintahan di Sekretariat Wakil Presiden Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI, Pranggono Dwianto mengatakan, hingga pukul 11.30 WIB, sudah ada 34 aduan yang diterima pihaknya. Sebagai langkah awal, petugas akan memeriksa dokumen penunjang dari masalah yang dilaporkan.
"Jadi yang paling utama adalah kami dari tim Setwapres itu akan melihat konteks permasalahannya seperti apa, Karena biasanya pengaduan masyarakat kan ada yang jelas, ada yang tidak jelas seperti itu," ujar Pranggono di Istana Wapres, Senin.
Setelah itu, nantinya petugas akan mengkaji permasalahan yang diadukan. Pihak Wapres bakal memberikan rekomendasi kepada kementerian atau lembaga yang berkaitan.
"Memang harus dirunut masalahnya seperti apa, kemudian dilihat kendala-kendalanya di mana. Dan kami coba analisis kira-kira ini ada hubungannya dengan kebijakan kementerian lembaga di mana," tuturnya.
"Sehingga ketika permasalahannya sudah jelas, dokumen pendukung sudah lengkap. Dan kami ketahui kementerian lembaga mana yang berwenang menangani masalah ini, baru kita bisa urai masalah itu," lanjutnya menambahkan.
Baca Juga: Terang-terangan Endorse Luthfi-Yasin, PDIP Telak Sindir Prabowo Berdusta: Beliau Ingkari Janjinya
Para pengadu bisa memantau aduannya lewat WhatsApp dan akan diberikan laporan paling lambat 14 hari kerja.
"Nah melalui WA atau website tadi, masyarakat bisa mengecek ya sejauh mana penanganan tadi," tuturnya.
Terakhir, petugas nantinya akan memberikan laporan harian rutin kepada Gibran terkait apa saja yang menjadi aduan masyarakat. Gibran sendiri yang akan memantau berdasarkan laporan itu.
"Kami juga di akhir, nanti setelah jam 14.00 WIB itu diminta rekap harian untuk mas Wapres biar beliau melihat berapa hari ini pengaduan yang masuk dan sukses siapa yang bisa masuk," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sebut Kasus Tom Lembong Membingungkan, Mahfud MD: Kasihan Dia Gak Dapat Apa-apa
-
Terang-terangan Endorse Luthfi-Yasin, PDIP Telak Sindir Prabowo Berdusta: Beliau Ingkari Janjinya
-
Buka Layanan Pengaduan Masyarakat ke Istana Wapres, Gibran Diskakmat Netizen: Aksi Kamisan Respons Dulu Woi!
-
Nostalgia Orde Baru? Prabowo-Gibran Dikritik Kompak Pamer Simbol Militerisme Lewat Akmil
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya
-
Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu
-
Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender
-
Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Kripto Berbasis Aset Riil Penuhi Unsur Syariah
-
Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!
-
Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z