Suara.com - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD blak-blakan membongkar tabiat Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo sangat tempramental tapi orang yang sangat baik. Pernyataan itu disampaikan Mahfud MD dalam podcast yang disiarkan di channel Youtube, Prof. Rhenald Kasali, belum lama ini.
Walau dianggap tempramental, Mahfud yang memuji sosok Prabowo sebagai orang baik dan cerdas.
"Jadi saya cukup lama berkawan orangnya keras ya. Kalau marah itu ya spontan, tapi baik sebenarnya orangnya, baca bukunya luar biasa, berpengetahuan, bahasa asingnya bagus, retorikanya bagus kan," beber Mahfud dalam podcast Rhenald Kasali dikutip Suara.com, Senin (11/11/2024).
Dalam podcast itu, Mahfud pun membeberkan cerita jika Prabowo pun sering menggebrak meja jika sedang marah. Kepada Rhenald Kasali, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun membongkar masa-masa Prabowo masih menjadi tentara.
"Dan dia (Prabowo) temperamental kalau marah gitu gebrak meja, spontan. Bisa juga kalau kata teman-teman di tentara dulu nendang perut gitu. Dulu waktu itu, kalau sekarang gak lagi, tinggal gebrak meja," bebernya.
Meski dianggap gampang marah, Mahfud MD pun memuji Prabowo karena sangat peduli terutama kepada prajurit TNI yang sudah dipecat. Dalam podcast itu, Mahfud pun mengulas cerita anak buah Prabowo ketika masih menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Menurutnya, banyak prajurit yang justru ingin dimarahi oleh Prabowo karena dijamin akan diberikan uang.
"Tapi semua mempersaksikan, itu Prabowo kalau sesudah marah itu dipanggil tuh yang dimarahin, dikasih duit. Sehingga banyak teman-teman di Kopassus cerita ingin ditempeleng sama Prabowo," ujar Mahfud sembari tertawa.
Mendengar itu, Rhenald Kasali pun kembali bertanya soal cerita yang diungkapan Mahfud soal Prabowo saat masih berada di militer.
Baca Juga: Sebut Kasus Tom Lembong Membingungkan, Mahfud MD: Kasihan Dia Gak Dapat Apa-apa
"Cerita serius ini? tanya Rhenald.
"Ini serius pak, serius apa yang cerita pada saya staf-staf saya, ajudan saya dulu kan dari Kopassus. Cerita dari mulut ke mulut tentang suka marahnya Prabowo tapi baik hatinya itu juga," timpal Mahfud.
Dalam podcast itu, Mahfud pun bercerita saat menjadi tim pemenangan Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa di Pilpres 2014 silam. Mahfud pun mengakui jika Prabowo memang orang baik. Sebab, selama menjadi Ketua tim Prabowo-Hatta, Mahfiud mengaku diberikan helikopter untuk digunakan selama kampanye pilpres.
Bahkan, Mahfud diberikan pengawalan khusus dari anak buah Prabowo yang merupakan pecatan TNI.
"Nah waktu gini Pak waktu saya jadi manajer kampanyenya Pak Prabowo. Saya diberi satu helikopter untuk ke mana-mana sudah oleh timnya, karena saya ketua tim (kampanye), diberi pesawat juga," ujarnya.
"Nah setiap saya ke daerah itu ada orang menjemput saya ya dan berbisik, 'Pak Saya dikirim oleh Pak Prabowo untuk ngawal Bapak. Anda siapa? Saya dulu pecatan tentara," ujar Mahfud bercerita soal anak buah Prabowo.
Berita Terkait
-
Sebut Kasus Tom Lembong Membingungkan, Mahfud MD: Kasihan Dia Gak Dapat Apa-apa
-
Terang-terangan Endorse Luthfi-Yasin, PDIP Telak Sindir Prabowo Berdusta: Beliau Ingkari Janjinya
-
Buka Layanan Pengaduan Masyarakat ke Istana Wapres, Gibran Diskakmat Netizen: Aksi Kamisan Respons Dulu Woi!
-
Tekuk Ahmad Luthfi, Unggulnya Elektabilitas Andika Perkasa karena Jateng Masih jadi Kandang Banteng?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat