Suara.com - Bulan November 2024 menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa sunnah ayyamul bidh. Puasa ini memiliki keutamaan besar, seolah-olah kamu berpuasa sepanjang tahun. Tentu, ini bukan sekadar puasa biasa, tapi juga wujud cinta kepada Allah sekaligus mengamalkan sunnah Nabi Muhammad saw.
Istilah ayyamul bidh sendiri berarti “hari-hari cerah”. Kenapa cerah? Karena malam-malamnya disinari terang bulan purnama. Biasanya, puasa ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah. Dalam kalender masehi, bulan November 2024 bertepatan dengan bulan Jumadal Ula 1446 H. Jadi, siap-siap ya, catat tanggalnya agar tidak terlewat!
Menjalankan puasa ayyamul bidh bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tapi juga latihan mendekatkan diri kepada Allah. Yuk, pahami lebih lanjut kapan waktunya, bagaimana niatnya, dan apa saja keutamaannya!
Kapan Puasa Ayyamul Bidh November 2024?
Puasa ayyamul bidh di bulan November 2024 jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 Jumadal Ula 1446 H. Dalam kalender masehi, ini bertepatan dengan hari Jumat, Sabtu, dan Ahad, yakni 15, 16, dan 17 November 2024.
Jadi, kamu bisa mulai berpuasa mulai hari Jumat, 15 November 2024, hingga Ahad, 17 November 2024. Jangan lupa siapkan mental, fisik, dan tentu saja niat yang ikhlas untuk mendapatkan pahala berlipat dari Allah.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Melafalkan niat adalah langkah awal yang penting sebelum memulai puasa. Berikut ini niat puasa ayyamul bidh yang bisa kamu lafalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”
Niat ini boleh dilafalkan sejak malam hari hingga sebelum masuk waktu zawal, yaitu ketika posisi matahari mulai condong ke barat. Namun, pastikan kamu belum makan atau minum apa pun sejak terbit fajar jika niat dilakukan setelah Subuh. Sebelum memulai puasa, jangan lupa sahur ya, karena ada keberkahan dalam sahur seperti yang diajarkan Rasulullah saw.
Baca Juga: Tanggal 15 November Diperingati Sebagai Hari Apa? Ini Dua Momen Bersejarahnya
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Apa yang membuat puasa ini begitu istimewa? Rasulullah saw. bersabda bahwa puasa ayyamul bidh memiliki pahala seperti puasa sepanjang tahun. Dalam sebuah hadits, beliau menjelaskan:
Nabi Muhammad saw. bersabda: ‘Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari’.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: “Hadits ini hasan.” Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). Hal ini sebagaimana termaktub dalam kitab I’ânatut Thâlibîn Juz II.
Subhanallah, luar biasa sekali, bukan? Dengan menjalankan puasa ini selama tiga hari, kamu seakan telah mengantongi pahala puasa setahun penuh. Selain itu, puasa ini menjadi bentuk latihan menahan diri, melatih kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Jadi, sudahkah kamu siap menjalankan puasa ayyamul bidh di bulan November ini? Jangan lupa catat tanggalnya, dan bacalah niat puasa Ayyamul Bidh malam ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut