Suara.com - Sebuah kelompok peretas yang dikenal dengan nama Hanzala, dalam sebuah pernyataan, telah mengumumkan bahwa mereka berhasil menyusup ke sebuah perusahaan yang terkait dengan tentara Israel dan memperoleh informasi rahasia rezim tersebut.
Berdasarkan informasi dari kantor berita Samaa Palestina, kelompok tersebut mengatakan telah meretas lebih dari 40 terabyte dokumen dan informasi rahasia milik Unit 8200 tentara Zionis.
Sejumlah media juga mengungkapkan bahwa para peretas berhasil memperoleh informasi yang berharga.
Unit 8200 atau (SIGINT) merupakan salah satu unit intelijen tentara Israel yang bertanggung jawab atas spionase elektronik dan dekripsi informasi yang dikumpulkan dari dunia maya.
Mereka bertanggung jawab atas komando peperangan elektronik di tentara Israel, yang telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang ini.
Kelompok peretas yang sama sebelumnya mengumumkan telah memperoleh akses ke informasi Appletec, sebuah perusahaan yang berafiliasi dengan Kementerian Perang Israel.
Hanzala kemudian menulis di jejaring sosialnya X bahwa mereka telah meretas informasi sensitif milik perusahaan yang bertanggung jawab merancang sistem elektronik dan optik sensitif bagi militer Israel.
Berita Terkait
-
Sandera Wanita Asal Israel Tewas di Jalur Gaza
-
Netanyahu, Gallant, dan Komandan Hamas Diburu ICC Atas Dugaan Kejahatan Perang
-
Hizbullah Digempur Israel di Beirut, 11 Orang Tewas dalam Serangan Udara
-
Serangan Udara Israel di Beirut, Target Bunuh Tokoh Senior Hizbullah
-
Serangan Udara Israel di Beirut Tewaskan 15 Orang dan Melukai 63 Lainnya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!