Suara.com - Nama Ted Sioeng kini tengah menjadi sorotan. Nama Ted Sioeng mencuat karena diduga terlibat perkara pengemplangan utang.
Pengusaha berdarah India bernama Mandarin, Ted Sioeng diketahui merupakan buronan internasional yang jadi incaran interpol. Perusahaannya, Sioeng Group yang diketahui tengah berperkara dengan salah satu bank di Indonesia yakni PT Bank Mayapada Tbk.
Belakangan, Tim Mabes Polri berhasil menangkap buronan interpol Ted Sioeng alias Gatot S di China. Ia masuk daftar Interpol Red Notice (IRN), pebisnis yang banyak bergerak di bidang properti hingga kawasan terpadu ini telah menjadi buronan interpol sejak 23 April 2023.
Ted Sioeng diketahui meninggalkan kredit macet di Bank Mayapada dimana ia menjadi nasabah Bank Mayapada (MAYA) tahun 2013.
Perusahaan Ted yakni Sioeng Group diketahui berperkara dengan bank tersebut. Melalui perusahaannya itu Ted Sioeng mengajukan kredit sebesar Rp 203 miliar pada 1 September 2014.
Hingga akhirnya muncu perkara gugatan ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Pengadilan pun menetapkan Ted Sioeng pailit lewat putusan 55/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Profil Ted Sioeng
Dilansir dari berbagai sumber, Ted Sioeng juga dikenal sebagai Gatot alias Pak Uban. Ia dikenal sejak zaman orde baru dan ditakuti oleh Perusahaan asuransi. Ia juga kala itu dianggap meresahkan oleh pemerintahan.
Ia dikenal kerap membakar properti yang diasuransikan supaya mendapatkan klaim. Dari situlah ia terkenal di kalangan pengusaha asuransi.
Baca Juga: Pensiun, Ini Tips Memulai Bisnis bersama Kredit BRIguna Purna
Setelah kasusnya mencuat, Ia dikabarkan bersembunyi di Amerika Serikat sampai China.
Setelah berdiam di luar negeri , pria yang dulunya bernama Gatot itu balik ke Indonesia dengan nama baru Ted Sioeng. Dari situlah dia kembali membangun bisnis di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Panduan Lengkap Manajemen Dapodik: Link Baru dan Solusi Kendala Login Server
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir