Suara.com - Memasuki masa pensiun mungkin menjadi membosankan bagi beberapa orang, terutama untuk mereka yang terbiasa berangkat ke kantor. Saat pensiun, rutinitas tersebut akan hilang dan memunculkan kejenuhan.
Namun, pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Masa ini dapat menjadi peluang baru, misalnya dengan memulai bisnis yang sudah lama direncanakan.
Ya, saat pensiun, Anda memiliki lebih banyak waktu luang untuk berwirausaha tanpa takut terganggu dengan pekerjaan kantor. Ide-ide dalam mengembangkan bisnis pun bisa lebih cepat mengalir.
Tips Kembangkan Bisnis saat Pensiun
Selain menggunakan keahlian yang digunakan ketika masih aktif bekerja, Anda juga bisa memanfaatkan hobi saat memulai bisnis di masa pensiun. Coba lihat apakah hobi tersebut bisa memunculkan peluang usaha, lalu kembangkan dengan keahlian yang Anda miliki.
Jangan lupa untuk mempertimbangkan aspek finansial demi memastikan kelancaran dan keberlanjutan usaha di masa pensiun. Pastikan dana pensiun sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pokok dan memberikan perlindungan finansial yang cukup, terutama pada tahap awal bisnis.
Setelah itu, buat rencana bisnis yang matang dan realistis. Tetapkan target keuangan yang rasional dan sertakan estimasi biaya awal, pemasukan yang diharapkan, serta proyeksi keuangan jangka panjang.
Dengan begitu, Anda memiliki gambaran yang lebih jelas tentang proses bisnis dalam beberapa tahun ke depan.
Sebagai pebisnis, Anda juga perlu memahami sumber pendanaan agar risiko keuangan bisa diminimalisir. Bila sumber dana berasal dari pinjaman, usahakan untuk mengelola utang dengan bijak. Pahami persyaratan pembayaran, tingkat bunga, dan dampak utang terhadap aliran kas bisnis.
Baca Juga: Musim Pancaroba Tiba! Cari Rekomendasi Merchant Layanan Kesehatan via Sabrina BRI
BRI Hadirkan Kredit BRIguna Purna, Dukung Pengembangan Usaha di Masa Senja
Saat memutuskan untuk berbisnis di masa pensiun, Kredit BRIguna Purna dapat jadi salah satu solusi pendanaan. Merupakan fasilitas pinjaman dari BRI, BRIguna Purna dapat dinikmati oleh pensiunan Taspen, Asabri, dan BUMN yang memiliki sumber pembayaran berasal dari sumber penghasilan tetap atau fixed income uang pensiun di BRI.
Program ini menawarkan pinjaman dengan proses yang mudah dan cepat, memberikan dukungan finansial bagi para pensiunan yang ingin memulai atau mengembangkan usaha mereka.
Pengajuan Kredit BRIguna Purna pun bisa dilakukan langsung melalui Kantor Cabang BRI sekitar. Anda hanya perlu membawa dan melengkapi beberapa dokumen persyaratan kemudian Relationship Manager BRI akan membantu pengajuan Kredit BRIguna.
Nantinya, limit kredit yang diberikan menyesuaikan dengan kemampuan debitur. Tak perlu khawatir, jangka waktu kreditnya hingga 15 tahun atau menyesuaikan usia debitur saat jatuh tempo kredit maksimal 75 tahun dengan suku bunga bersaing.
Jadi, jangan sampai terlewat ya! Yuk, rintis bisnis Anda dengan #CepatMudah bersama BRIguna Purna! Kunjungi link berikut untuk info selengkapnya.
Berita Terkait
-
Keunggulan Jadi Nasabah BRI Prioritas, Menikmati Kenyamanan dan Layanan Eksklusif di Sentra Layanan Prioritas
-
Rayakan HUT ke-129, BRI Tawarkan Progam Special BRIguna, Suku Bunga Mulai dari 8,129% dan Diskon biaya Provisi 50%
-
Dirut BRI Sunarso Raih Penghargaan CEO Terbaik untuk Pembiayaan Berkelanjutan
-
OPPO Run 2024 di Bali Pecah Rekor! 5.000 Pelari dari 23 Negara Ikut Meramaikan
-
Temukan Rekomendasi Salon hingga Restoran Terdekat dengan Sabrina BRI
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026