Suara.com - Detik-detik menegangkan terjadi kala Spa Winners di Jalan Lamandau RT11/RW07, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (10/12/2024) kemarin diamuk si jago merah. Peristiwa kebakaran yang melanda temapat spa dan pijat itu membuat para pengunjung kocar-kacir ke luar bangunan untuk menyelamatkan diri.
Saking paniknya, banyak pengunjung yang masih mengenakan handuk usai mendengar suara ledakan dari tempat spa tersebut. Cerita itu diungkapkan seorang pegawai spa bernama Raffi saat ditemui di lokasi kebakaran pada Selasa kemarin.
"Ada yang pakai handuk, pada pakai handuk, saya suruh keluar," ungkapnya dikutip dari Antara, Rabu (11/12/2024).
Raffi mengatakan saat mendengar ledakan, pengunjung dan terapis merasakan sesak kemudian memutuskan keluar dari tempat spa.
"Teriak-teriak, bau gas katanya. Bau gas, saya masuk. Emang bau gas menyengat, tiba-tiba terdengar suara bocor gas sedikit," ujarnya.
Ledakan karena Tabung Gas
Sebelumnya, polisi mengkonfirmasi penyebab kebakaran di Jalan Lamandau RT11/RW07, Kramat Pela, Kebayoran Baru atau kawasan Bulungan, Jakarta Selatan karena ledakan dari tabung gas tempat spa dan pijat.
Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menyebutkan tujuh orang terluka akibat dari kebakaran tempat spa dan pijat di Jalan Lamandau RT11/RW07, Kramat Pela, Kebayoran Baru.
Empat orang yang dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) yakni berinisial I (35), M, A, dan P.
Kemudian, berinisial H (26) dan A (36) ke RSUD Kebayoran Baru dan BM (25) ke klinik terdekat.
Kabar kebakaran diterima pukul 15.52 WIB yang pada awalnya mengerahkan empat unit atau 15 personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan.
Sebanyak 52 personel dikerahkan memadamkan api sejak 15.49 WIB dan pada pukul 16.40 WIB sudah dalam tahap pendinginan.
Berita Terkait
-
Tulis Surat di Penjara, Tom Lembong Bongkar soal Ketidakadilan: Hidup di Tahanan Makin Membuka Hati Saya...
-
7 Orang Jadi Korban, Detik-detik Ledakan di Spa Winners Bulungan, Sempat Tercium Bau Gas Menyengat
-
Ngaku-ngaku Keturunan Prabu Brawijaya, Arkeolog BRIN Sebut Leluhur Gus Miftah Tokoh Fiktif: Tak Tercatat Sejarah!
-
Mendadak Mati Lampu saat Rapat Pilkada, Detik-detik Kebakaran di Kantor KPU Morowali, Kotak Suara Selamat?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS