Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini kembali menyita perhatian netizen di X dan Tiktok. Ini setelah video yang merekam para Paspampers pengawalnya yang menegnakan pakaian cokelat lengan panjang terlihat meminta jemaah lain yang sudah duduk di shaf depan salah satu masjid bergeser demi Gibran.
Video yang diunggah oleh akun Tiktok @suhud262626 pada Sabtu (14/12/2024) lalu itu memicu kritik netizen. Ini setelah pengawal Gibran yang baru datang terlihat meminta jamaah lain di barisan tersebut untuk pindah agar Gibran beserta pengawalnya dapat salat di shaf depan.
Dalam rekaman video yang dilihat Suara.com pada Selasa (17/12/2024), Gibran terlihat mengenakan peci hitam dan batik lengan panjang sedang berdiri diam selagi para pengawalnya sibuk meminta jamaah lain untuk bergeser.
Netizen lantas ramai membicarakan sikap tersebut dengan kritik yang memenuhi kolom komentar setelah video tersebut viral dan kembali dibagikan ulang di akun X @ferizandra yang ikut mempertanyakan bagaimana bisa seseorang yang baru datang meminta jamaah lain yang sudah menempati barisan untuk pindah.
“Ini gimana konsepnya orang yang datang belakangan menggusur jama’ah yang sudah datang duluan ke masjid…?” ujarnya dalam tweet yang melampirkan unggahan video tersebut
Di bawah cuitannya, ia juga membagikan Hadits Riwayat Bukhari nomor 6269 dan Muslim nomor 2177 yang menjelaskan bahwa tidak semestinya meminta orang lain pindah dari tempatnya untuk kita tempati.
Netizen mengkritik perlakuan tersebut hingga dicap tidak ada adab. Netizen menganggap bahwa saat beribadah tidak sepantasnya mendahulukan pejabat dengan posisi yang lebih tinggi, terutama saat barisan tersebut sudah terisi.
“Mereka memang gak punya adab… adab sangat rendah sekali…,” ujar @fan*******
“Hahaha, di masjid itu ya demokratis, bukan monarchy, datang duluan ya di depan, datang belakangan ya di belakang, gak paham adab ya susah,” timpal akun @ren*********
Baca Juga: Dari Rapikan Rambut hingga Tersenyum, Begini Jawaban Gibran Ditanya Pemecatan dari PDIP
Di samping kecaman yang membanjiri unggahan tersebut, tak sedikit pula yang memaklumi sikap para pengawal Gibran yang menganggap bahwa itu hanya protokol keamanan negara untuk menjaga Wakil Presiden RI.
“Orang penting harus pengawalan ketat, itu sudah SOP,” tulis @123****** (Kayla Nathaniel Bilbina)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
-
Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab
-
Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh
-
Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi