Suara.com - Usai viral di media sosial aksi premanisme yang dilakukan pak ogah dan joki di jalan alternatif Puncak Bogor, Jawa Barat membuat aparat penegak hukum turun tangan melakukan operasi bersih-bersih.
Pada Sabtu (28/12/2024) kemarin, Polres Bogor mengerahkan Satuan Reskrim Gabungan Polsek untuk menggelar razia premanisme di sepanjang jalur menuju kawasan wisata Puncak Bogor.
Operasi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara ini bertujuan untuk menertibkan aktivitas Pak Ogah atau juru parkir dan joki jalur alternatif.
Pasalnya, mereka saat ini dianggap kerap meresahkan masyarakat atau wisatawan serta mengganggu keamanan dan ketertiban di Puncak Bogor.
Tim patroli menyisir sejumlah titik strategis mulai dari jalur alternatif Gadog, Pasir Angin, Gunung Geulis, Cilember, Jogjogan, hingga Megamendung, Cisarua dan tempat-tempat wisata di Puncak Bogor.
"Namun dalam pelaksanaan patroli kali ini, tidak ditemukan aktivitas Pak Ogah maupun Joki Alternatif. Petugas hanya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” ujar AKP Teguh Kumara, Minggu (29/12/2024).
Menurutnya, patroli ini akan terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang akan berlibur atau melewati jalur Puncak Bogor.
Polres Bogor juga berharap razia ini bisa memberikan efek jera kepada pelaku premanisme yang kerap meresahkan.
"Kami berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku premanisme serta memastikan jalur Puncak Bogor tetap menjadi kawasan yang aman dan nyaman untuk semua pihak," tegasnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Harvey Moeis Pakai BPJS Khusus Orang Tidak Mampu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG