Suara.com - Beredar di grup WhatsApp informasi dari RSCM Jakarta soal adanya Covid varian baru muncul di Indonesia, Senin (6/1/2025).
Kabar adanya Covid type baru itu beredar di WhatsApp yang disertai dengan video berdurasi 2.58 menit.
Berikut Narasinya:
"Informasi dari RSCM JKT soal Covid type BARU... Tolong luangkan waktu 3 menit saja untuk mendengarkan info penting ini ya. Sebarkan informasi ini," tulis narasi dalam sebaran informasi itu.
"Tips bila terpapar Covid type baru, dr. Piprim B. Yanuarso, Sp.A (K) RSCM Jakarta," tulis dalam gambar video tersebut.
Namun Apakah Benar Informasi Tersebut?
Penjelasan:
Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Suara.com, informasi yang mengklaim bahwa RSCM Jakarta menyampaikan adanya Covid varian baru tersebut tersebar dalam video di sejumlah grup WhatsApp.
Saat ditelusuri dalam video durasi 2.58 menit itu menyampaikan informasi soal beberapa strategi yang harus dilaksanakan jika baru saja terpapar Covid type baru ini.
Baca Juga: Lucu dan Menohok, Testimoni Krisna Anak SD Cicipi Makan Bergizi Gratis Jadi Trending
Pada video itu terdengar suara seorang laki-laki yang membagikan tips-tips untuk menjaga imun tubuh, agar Covid varian baru ini tidak masuk ke tubuh kita dan tertular.
Pada point dalam video itu tidak menyampaikan adanya informasi Covid varian baru, hanya menjelaskan soal tips agar tubuh terhindar dari serangan virus yang mematikan tersebut.
Setelah ditelusuri, belum ada yang menyatakan bahwa adanya Covid varian baru di Indonesia seperti klaim informasi itu setelah dilakukan pencarian di Google.
Namun, dilansir dari pemberitaan media Tribunjabar dengan judul "Tip dari Dokter Agar Virus Corona Tak Betah Bertahan di Tubuh, Satu di Antaranya Puasa hingga 20 Jam".
Informasi ini sudah beredar pada 2022, media Tribun itu pun menyampaikan informasi tips seperti dalam isi video tersebut, yang menyebutkan tips agar Covid tidak betah bertahan di tubuh.
Disisi lain, pada Januari 2024, pihak RSCM menyampaikan bahwa memang ada kenaikan kasus Covid-19, seperti disampaikan media Antara dengan judul "Dokter RSCM paparkan penyebab naiknya kasus COVID-19,"
Kesimpulan:
Maka bisa disimpulkan bahwa klaim Informasi dari RSCM Jakarta Soal Covid Varian Baru tidak benar, atau pemberitaan keliru dan bisa dinyatakan berita hoaks (Berita bohong).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur