Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berkelakar menjadi seorang presiden tidak seenak yang dilihat. Candaan itu ia sampaikan dalam sambutan di depan para pengusaha di Munas Konsolidasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Mulanya, Prabowo menyampaikan bahwa pemimpin harus kompak.
"Pemimpin harus kompak, siapa nomor satu, dua, tiga, nggak masalah. Nanti gantian saja iya kan. Gantian saja, jangan semuanya," kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra ini lantas menegaskan bahwa menjadi presiden tidak seenak yang dikira.
"Kamu kira jadi presiden enak?" kelakar Prabowo.
Prabowo mencontohkan bahwa seorang presiden bahkan dituntut selalu sehat, bahkan sakit flu saja tidak boleh.
"Jadi presiden tuh ga boleh flu tau nggak?" kata Prabowo.
Diketahui, Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2024.
Pasangan yang diusung oleh gabungan parpol di Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu sebelumnya mampu menang di Pilpres 2024. Prabowo-Gibran mengalahkan pasangan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud.
Baca Juga: Prabowo Bertekad Pangkas Habis Pemborosan Anggaran: Saya Paham Teknik Akal-akalan!
Berita Terkait
-
Senang jika Pemda Ikut Biayai MBG Pakai APBD, Prabowo: yang Penting Tepat Sasaran dan Tidak Ada Kebocoran
-
Pandji: Kritik Presiden Bukan Benci Orangnya, Tapi...
-
Ada Usulan Program MBG Pakai Dana Zakat, Prabowo: Pemerintah Siap Beri Makan Anak Indonesia
-
Tepis Kabar Bakal Setop Bangun Infrastruktur, Prabowo: Saya Ingin Memberikan Peran yang Lebih Besar Pada Swasta
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang