Suara.com - Drone Israel yang dilengkapi pengeras suara memerintahkan orang-orang untuk meninggalkan rumah mereka di Jenin pada hari Kamis, kata penduduk, saat militer menghancurkan sejumlah rumah pada hari ketiga operasi besar di kota Tepi Barat.
Operasi tersebut, yang melibatkan konvoi kendaraan besar yang didukung oleh helikopter dan drone, diluncurkan pada minggu pertama gencatan senjata di Gaza yang menyaksikan pertukaran sandera Israel pertama dengan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel sejak gencatan senjata singkat pada November 2023.
Pejabat Israel mengatakan operasi Jenin ditujukan pada apa yang dikatakan militer sebagai kelompok militan yang didukung Iran di kamp pengungsi yang berdekatan dengan kota tersebut, pusat utama bagi kelompok-kelompok Palestina bersenjata selama bertahun-tahun.
"Kita perlu bersiap untuk melanjutkan di kamp Jenin yang akan membawanya ke tempat yang berbeda," Letnan Jenderal Herzi Halevi, kepala militer Israel, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Buldoser lapis baja telah menggali jalan dan ratusan orang meninggalkan rumah mereka di kamp tersebut, setelah penduduk mengatakan mereka diperintahkan untuk mengungsi, Reuters melaporkan.
"Kemarin, kami tidak ingin pergi, kami berada di rumah," kata Hussam Saadi yang berusia 16 tahun.
"Hari ini, mereka mengirim pesawat nirawak ke lingkungan kami, memberi tahu kami untuk meninggalkan kamp dan mereka akan meledakkannya."
Militer Israel tidak segera berkomentar. Pada Rabu malam, pasukan Israel menewaskan dua pria bersenjata yang berlindung di dalam sebuah gedung di Burqin, di luar Jenin, setelah baku tembak.
Keduanya diduga melakukan serangan di dekat desa Palestina al-Funduq awal bulan ini, yang menewaskan tiga warga Israel. Keduanya diklaim oleh sayap bersenjata Hamas, yang memiliki kehadiran kuat di kamp pengungsian, kotapraja yang padat bagi keturunan warga Palestina yang melarikan diri, atau dipaksa, dari rumah mereka dalam perang Timur Tengah 1948.
Baca Juga: Cek Fakta: Taylor Swift Sebut Kebakaran LA Sebagai Hukuman bagi Kelompok Pro-Israel
Secara keseluruhan sejak dimulainya operasi, 12 warga Palestina telah tewas dan 40 lainnya terluka, kata pejabat kesehatan Palestina.
Serangan itu, operasi besar ketiga oleh militer Israel di Jenin dalam waktu kurang dari dua tahun, memicu peringatan dari Prancis dan Yordania terhadap eskalasi di Tepi Barat, yang telah menyaksikan lonjakan kekerasan sejak dimulainya perang di Gaza.
Berita Terkait
-
Kejahatan Perang Berlanjut? 12 Warga Palestina Tewas dalam Operasi Israel di Tepi Barat
-
"Seperti Kelinci di Kandang": Kehidupan di Bawah Bayang-Bayang Pos Pemeriksaan Baru di Tepi Barat
-
Ratusan Truk Bantuan Tertahan, Israel Dituding Hambat Kesepakatan usai Gencatan Senjata
-
Cek Fakta: Potret Bandar Udara Sanaa di Yaman usai Terkena Serangan dari Israel
-
Cek Fakta: Taylor Swift Sebut Kebakaran LA Sebagai Hukuman bagi Kelompok Pro-Israel
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali