Suara.com - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa bantuan ATENSI yang disalurkan merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Penetapan Desa Gambuhan sebagai lokasi penyaluran bantuan ATENSI didasarkan pada hasil asesmen yang dilakukan oleh Sentra Terpadu Kartini Temanggung.
Hasil asesmen menunjukkan bahwa selain membutuhkan penguatan pemberdayaan masyarakat, sebagian warga lanjut usia dan penyandang disabilitas di desa tersebut juga memerlukan dukungan pemenuhan hidup layak serta layanan rehabilitasi sosial.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Kemensos menyalurkan bantuan ATENSI berupa pemenuhan hidup layak bagi 96 orang lanjut usia dengan total nilai Rp172.800.000. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 11 penyandang disabilitas dengan nilai Rp19.800.000. Bantuan yang disalurkan meliputi kasur, bantal, selimut, tambahan nutrisi, serta alat bantu sesuai kondisi kedisabilitasan penerima manfaat. Total nilai bantuan ATENSI yang disalurkan di Desa Gambuhan mencapai Rp192.600.000.
Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Nova Sulli, menjelaskan bahwa penerima bantuan merupakan hasil usulan dari pemerintah desa yang telah terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Data yang disalurkan ini merupakan data yang masuk ke dalam DTSEN dan merupakan usulan dari Desa Gambuhan,” ujar Nova.
Selain bantuan pemenuhan hidup layak, Sentra Terpadu Kartini Temanggung juga menyalurkan bantuan sesuai dengan kondisi kedisabilitasan penerima manfaat. Nova menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pemalang untuk penguatan layanan rehabilitasi sosial.
“Sentra Terpadu Kartini juga bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pemalang untuk mengadakan rumah terapi bagi anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan,” katanya.
“Rumah terapi tersebut direncanakan menyediakan layanan fisioterapi, terapi fisik, dan terapi vokasional.”
Baca Juga: Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar
Salah satu keluarga penerima manfaat, M. Yusuf, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima ayahnya, Nasori (80), penyandang disabilitas netra.
“Terima kasih kepada Kementerian Sosial. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk ayah saya,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Derah, warga Dusun Kukusan, melalui suaminya Lamun.
“Bantuan yang diberikan ini sesuai dengan kebutuhan istri saya,” ungkap Lamun.
Rencana pembangunan rumah terapi tersebut mendapat sambutan positif dari Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
“Kami antusias dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas bantuan yang telah disalurkan. Ini merupakan bentuk kerja sama yang baik,” kata Anom.
Berita Terkait
-
Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar
-
Ketua Satgas Tito Karnavian Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat
-
Sejarah Panjang Program Nuklir Iran dan Ketegangan dengan Amerika Serikat dari 1967 - 2026
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya
-
Bos Blueray Akui Beri Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai, KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan
-
Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri
-
Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan
-
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng
-
Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan