Suara.com - Memperingati Tahun Baru Imlek kurang lengkap rasanya kalau kita tidak mencicipi berbagai kuliner lezat khas Imlek.
Tak hanya memiliki rasa yang lezat, setiap makanan khas Imlek turut menyimpan makna dan filosofi yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa. Menariknya lagi, setiap makanan dipercaya membawa keberuntungan bagi yang menyantapnya.
Berikut ini adalah sajian khas Imlek yang biasanya dihadirkan di meja makan dan sayang bila dilewatkan :
Yee Sang:
Salad keberuntungan ini sangat populer saat Imlek. Setiap bahan yang dicampurkan memiliki makna simbolis, seperti lobak untuk keberuntungan dan ikan untuk kemakmuran.
Mi Panjang Umur:
Mi panjang melambangkan umur panjang. Biasanya disajikan dengan berbagai topping seperti ayam, udang, dan sayuran.
Babi Kecap:
Hidangan ini sangat umum ditemui saat perayaan Imlek. Daging babi yang dimasak dengan kecap manis memberikan cita rasa manis dan gurih yang khas.
Baca Juga: Kenapa Imlek Identik dengan Jeruk? Ini Makna Filosofis di Baliknya
Kue lengket ini melambangkan kebersamaan dan rezeki yang terus bertambah.
Jeruk Mandarin:
Buah ini melambangkan kemakmuran dan keberuntungan.
Lumpia:
Berwarna cokelat keemasan menyerupai emas batangan, lumpia termasuk makanan khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan dan kekayaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?