Suara.com - Sepanjang Tahun 2024, donasi para pegawai PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream berhasil memberikan sambungan listrik secara gratis bagi 12.011 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Jumlah ini meningkat 28% dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar 9.381 keluarga penerima manfaat. Sejak bergulir pada 2020, program yang merupakan ini telah dirasakan manfaatnya oleh 29.109 keluarga di seluruh Indonesia.
Diketahui, program Light Up The Dream merupakan bantuan penyambungan listrik secara gratis yang berasal donasi pegawai PLN guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan akses lisrik.
Salah satu penerima manfaat dari program ini ialah Delinus Kogoya yang merupakan warga Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Delinus menyampaikan bahwa saat ini dirinya dan keluarga dapat menikmati listrik dengan lebih layak.
“Terima kasih kepada PLN yang sudah membantu kami. Ini sangat berarti. Kami bisa menerangi rumah," ujar Delinus pada Oktober 2024 lalu.
Sementara itu, apresiasi juga datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XII, Ratna Juwita. Menurutnya, program Light Up The Dream yang merupakan aksi sosial dari insan PLN ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk mengatasi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga dengan bantuan yang diberikan ini bisa membawa manfaat dan perbaikan untuk peningkatan kesejahteraan dan keberkahan," ujar Ratna.
Apresiasi lain hadir dari Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang menyebutkan bahwa program ini telah mewujudkan impian masyarakat prasejahtera. Dengan memberikan sambungan listrik secara gratis, masyarakat secara langsung merasakan terang dan hidup dengan lebih produktif.
"Program ini telah membantu Provinsi Sumatera Barat, saya merasa gembira dan berterima kasih banyak atas program Light Up The Dream. Program ini merupakan wujud keikhlasan dari pegawai PLN yang telah menyumbangkan rezeki mereka untuk hal mulia, dan dibutuhkan oleh masyarakat yang belum mendapatkan listrik," kata Mahyeldi.
Baca Juga: 6 PLTS di Wilayah 3T Turut Diresmikan Presiden, Mampu Kurangi Penggunaan BBM
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menerangkan, program Light Up The Dream adalah wujud nyata insan PLN untuk saling berbagi terhadap sesama. Program ini diharapkan membantu keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia yang belum menikmati listrik.
"Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan kekompakan insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik, sehingga dapat mendorong roda perekonomian," imbuh Darmawan.
Darmawan menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut, dengan fokus pada keluarga prasejahtera di berbagai daerah. Ia berharap program Light Up The Dream ini akan berdampak positif pada seluruh aspek kehidupan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Hadirnya listrik diharapkan dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, mengentaskan kemiskinan serta memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," tutup Darmawan.
Berita Terkait
-
PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal
-
Sukses Taklukkan BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Tantang Popsivo Polwan di PLN Mobile Proliga 2025 Seri Surabaya
-
Raih Predikat Global Top Rated Industry, Pertamina Mampu Pertahankan Tingkat Risiko ESG
-
Secepat Seduhan Kopi: Wagon Ini Isi Baterai Mulai 10 Hingga 80 Persen Cuma Butuh 10,5 Menit
-
Pertamina Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Forum Ekonomi Dunia 2025
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan