Suara.com - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno belum bisa menempati rumah dinasnya setelah dilantik nanti pada 6 Februari 2025 mendatang. Sebabnya, kedua bangunan rumah dinas itu sampai saat ini masih dalam tahap renovasi.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Teguh Setyabudi usai saat kunjungan Rano Karno di Balai Kota DKI, Minggu (26/1/2025). Teguh mengatakan proses renovasi sudah berjalan dari sebelum ia menjabat.
"Kan memang lagi direnov. Bukan hanya rumah dinas wagub, rumah dinas gubernur pun sedang dalam tahap renovasi," ujar Teguh di Balai Kota.
Teguh juga telah menyampaikan soal renovasi ini kepada Rano. Ia menyebut pengerjaannya sudah memasuki tahap akhir.
"Sejak saya masuk jadi Pj itu sedang dalam tahap renovasi dan kebetulan belum selesai. Tapi Unsyaallah ya kita finishing lah," jelasnya.
Sebelum ke Balai Kota, Rano sempat mengecek langsung rumah dinas wagub di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Rano menyebut berdasarkan informasi yang diterima, renovasi baru rampung pada 19 Februari.
"Nggak lah, gak mungkin (renovasi selesai sebelum dilantik," ucap Rano.
"Kita lihat nanti lah," kata Teguh.
"19 Februari rencana (renovasi rampung), jawab Rano.
Berita Terkait
-
Ogah Renovasi Kantor Baru di Balkot, Rano Karno Ngaku Bukan Tipikal Pejabat Ribet: Minta Ganti Ikan Bisa Kan?
-
Ubek-ubek Kantor Baru di Balai Kota Jakarta, Rano Karno Penasaran: Ibarat Mau Syuting Cek Lokasi Dulu
-
Manut Prabowo, Tim Transisi Pramono-Rano Siap Pangkas Anggaran Rapat hingga Camilan Rp700 M: Bakal Kami Geser Porsinya
-
Tim Transisi Bahas Anggaran Bareng Pemprov DKI, Apa Gebrakan 100 Hari Kerja Pramono-Rano?
-
Pelajar Jakarta Bakal Dapat Sarapan dan Makan Gratis, Tim Transisi Pramono-Rano: Daerah Lain Bisa Iri
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban