Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengungkapkan bahwa kementeriannya tengah menginisiasi program PMK Academy yang mencakup tiga kluster utama sebagai upaya pengembangan kapasitas pegawai.
Pratikno menyebutkan, pada kluster pertama, PMK Academy berfokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung efektivitas kerja sehari-hari. Teknologi itu dinilai penting agar kerja pegawainya bisa efisiensi dalam menyelesaikan tugas.
Pratikno sendiri mengaku kalau dirinya kerap kali memanfaatkan teknologi AI untuk mencari sesuatu di internet.
"Saya sering iseng bertanya kepada AI kan ada di HP, itu cepat sekali," kata Pratikno dalam keterangan Kemenko PMK, Senin (3/2/2025).
Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, diyakini Pratikno, akan membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan mudah. Dia menyebutkan kalau pegawainya telah diminta untuk membuat laporan pekerjaan dalam bentuk powerpoint lebih menarik.
“Kluster kedua dari PMK Academy untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari. Banyak hal yang bisa diotomasikan, bukan hanya secara mekanik, tetapi juga secara analitik,” ucapnya.
Aspek work-life balance turut menjadi perhatian dalam PMK Academy sekaligus menjadi kluster ketiga. Hal itu diwujudkan dengan menghadirkan kegiatan PMK Idol, PMK Book Club, PMK Runner, dan PMK Biker untuk mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
“Nanti juga kita siapkan kursus-kursus yang terkait dengan entrepreneurship,” ujar Pratikno.
Dalam acara SENERGI itu juga komunitas PMK Book Club menjadi yang pertama untuk mengulas buku berjudul AI in Action: Global Perspectives on the Application of AI in Education. Pada kesempatan itu Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan, Ojat Darojat, yang turut menjadi penulis dalam buku tersebut, memberikan gambaran mengenai pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
Baca Juga: IVM: Teknologi Baru untuk Program Hamil yang Lebih Nyaman
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni