Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video yang menarasikan hilangnya seorang Tiktoker Malaysia bernama Eyka yang hilang di hitan di Bandung usai membuat konten paranormal.
Konten TikTok tersebut diunggah TikToker asal Malaysia, Ammar Nazhan. Akun dengan pengikut sebanyak 1,9 juta itu menceritakan kisahnya saat sedang berlibur ke Indonesia.
Ammar dan beberapa rekannya berlibur ke Bandung, salah satu temannya yang bernama Eyka hilang di hutan setelah mereka membuat konten tentang paranormal.
Video hilangnya Eyka lantas menjadi viral di media sosial hingga jumlah penayangan videonya mencapai 3,7 juta.
Lantas benarkah narasi yang disampaikan?
Penjelasan
Melansir ANTARA, Kapolsek Panyileukan Kompol Kurnia, lewat sebuah keterangan menjelaskan bahwa konten tersebut dibuat untuk meningkatkan viewers dan followers. Kurnia juga menjelaskan bahwa kegiatan para konten kreator asal Malaysia ini dilakukan tanpa izin pihak kepolisian.
"Maksud tujuan pembuatan konten tersebut dalam rangka menaikkan rating dan follower akun Tiktok dan YouTube miliknya, dengan skenario seolah-olah WNA Malaysia Tiktoker bernama Eykaa hilang di hutan Bandung namun dengan kejadian tersebut mereka tidak mengetahui bahwa di negara Indonesia ada Undang-undang yang mengatur apabila melakukan berita hoax dikenai sanksi pidana," kata Kurnia.
Dijelaskan juga oleh Kurnia bahwa informasi WNA Malaysia yang hilang di hutan Bandung adalah hoaks. Dia juga mengatakan konten kreator itu sudah meminta maaf di hadapan polisi.
Baca Juga: Cek Fakta: Jejak Digital Peresmian Pagar Laut
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebut Tiktoker Malaysia hilang di hutan Bandung usai membuat konten Paranormal tidaklah benar alias hoaks.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Warga Palestian Mulai Mengungsi ke Yordania dan Mesir
-
Cek Fakta: Donald Trump Terjun Langsung Padamkan Kebakaran LA
-
5 Potret Iris Wullur, Disebut Jadi Salah Satu TikToker Tercantik, Kini Diduga Ngaku Diselingkuhi Suami
-
Cek Fakta: Poster Pendaftaran Haji Gratis 2025 dari Kemenag untuk 100 Orang
-
Cek Fakta: Jejak Digital Peresmian Pagar Laut
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak