Suara.com - Mudik adalah tradisi yang sangat kuat di Indonesia, di mana orang-orang melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman mereka untuk merayakan hari raya, terutama Hari Raya Idul Fitri (Lebaran).
Mudik bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan emosional dan spiritual yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Saat musim mudik, akan banyak orang yang berebut tiket angkutan umum untuk pulang ke kampung halaman. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu berebut. Karena pasti kuota angkutan lebaran tak mencukupi jumlah orang yang ingin mudik.
Berikut ini tips war tiket angkutan lebaran salah satunya adalah kereta api :
Ketahui Jadwal dan Tanggal Penting:
Tiket KA Lebaran biasanya dibuka jauh hari sebelum hari raya, sekitar H-45 sebelum keberangkatan.
Catat tanggal dibukanya pemesanan tiket untuk setiap hari keberangkatan yang Anda inginkan.
Ketahui juga tanggal-tanggal puncak mudik dan balik Lebaran, karena persaingan akan sangat ketat pada tanggal tersebut.
Siapkan Akun dan Data Diri:
Baca Juga: Kapan Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2025? Hindari Pergi di Tanggal Ini Agar Tak Terjebak Macet!
Buat akun di aplikasi KAI Access atau website KAI (kai.id) jauh-jauh hari sebelum "war" tiket dimulai.
Lengkapi data diri Anda dan anggota keluarga yang akan ikut mudik di profil akun.
Simpan data kartu pembayaran yang akan digunakan untuk transaksi.
Gunakan Beberapa Perangkat:
Gunakan beberapa perangkat sekaligus (ponsel, laptop, komputer) untuk mengakses aplikasi atau website KAI.
Semakin banyak perangkat, semakin besar peluang Anda untuk mendapatkan tiket.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan