Suara.com - Bio Farma kembali membuka pendaftaran mudik gratis pada tahun 2025. Kendati demikian, BUMN farmasi ini belum merinci kapan pendaftarannya akan dibuka.
Namun demikian melalui laman instagramnya, Bio Farma meminta untuk terus melihat update dari perusahaan tersebut di media Sosial.
Besar kemungkinan program mudik gratis BUMN Bio Farma 2025 kemungkinan akan dibuka pendaftarannya pada bulan Februari-Maret 2025.
Kegiatan mudik bersama ini merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bio Farma yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
Biofarma meminta calon pendaftar untuk mempersiapkan persyaratannya terlebih dahulu, diantaranya :
- Kartu Keluarga (KK),
- KTP/KIA
- Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
Semua persyaratan tersebut diminta untuk diunggah dalam format JPG atau PDF dan dapat terbaca dengan jelas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan dari Kementerian BUMN RI dan sinergi BUMN, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang akan mudik menuju kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Untuk informasi lebih lanjut seputar program Mudik gratis, dapat menghubungi Departemen TJSL PT Bio Farma (Persero) di nomor 081914475445 (Senin–Jumat, pukul 07.30–16.00 WIB) atau dapat mengirimkan email ke csr@biofarma.co.id.
Tentang Biofarma
Biofarma adalah perusahaan lifescience yang menyediakan serta mengembangkan Produk Lifesience berstandar Internasional untuk Meningkatkan Kualitas Hidup.
Bio Farma merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sahamnya 100% dimiliki oleh Negara Republik Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang
-
Aksi Koboi Curanmor Jakbar Berakhir di Cikupa, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam
-
PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Kekerasan Aparat yang Berulang: Mengurai Jejak Pola Serupa dari Kasus Gamma hingga Arianto