Suara.com - Eks Menteri Parekraf, Sandiaga Uno turut menyampaikan duka citanya atas kepergian eks Wakapolri dan Menpan RB Komjen (Purn), Syafruddin Kambo.
Hal itu disampaikan Sandiaga lewat unggahannya di akun X pribadinya @sandiuno dilihat Suara.com, Jumat (21/2/2025).
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas berpulangnya Komjen Purn. Syafruddin Kambo pada 20 Februari 2025. Semoga almarhum husnul khotimah dan diterima segala amal baiknya oleh Allah SWT," kata Sandiaga.
Tak hanya itu, Sandiaga juga turut menyalatkan jenazah Syafruddin di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.
"Di hari Jumat yang penuh berkah ini, saya diberikan kesempatan untuk ikut menyolatkan almarhum di Masjid At-Taqwa, Sriwijaya, Jakarta Selatan, usai sholat Jumat," katanya.
Ia pun mendoakan jenazah dan keluarga yang ditinggalkan.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Aamiin ya rabbalalamin, Lahu Al-Fatihah," katanya.
Kabar duka atas wafatnya Komjen (Purn) Syafruddin Kambo pada Kamis siang dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.
"Innalillahi wa inna ilahi rajiun. Telah meninggalkan kita semua mantan Wakapolri Komjen (Purn) Syafruddin," ujarnya ketika dihubungi awak media.
Trunoyudo mengatakan, almarhum meninggal dunia karena sakit dan mengembuskan napas terakhir pada pukul 18.14 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.
Komjen Pol. (Purn) Syafruddin sendiri merupakan merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan tahun 1985.
Ia pernah menjabat sebagai Wakapolda Sumut pada tahun 2009 dan Kadiv Propam Polri pada tahun 2012.
Pada tahun 2016, ia diangkat menjadi Wakapolri mendampingi mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian. Jabatan itu diembannya hingga tahun 2018.
Selepas dari jabatan Wakapolri, pada tahun 2018 sampai dengan 2019, ia dipercaya menjadi Menteri PANRB di bawah pemerintahan Presiden Ke-7 Joko Widodo.
Berita Terkait
-
Ngaku Efisiensi tapi Undang Dewa 19, Tulisan "Lounching" Acara Kementerian PKP Tuai Cibiran: Mereka Sekolah Gak Sih?
-
Menggema usai Band Sukatani Dibredel, "Bayar Polisi" Trending di X: Kok Takut Sama Lagu, Cemen!
-
Kritik MBG Cuma jadi Kotoran, Pekik Emak-emak di Tengah Lautan Pendemo Indonesia Gelap: Di Mana Ndasmu Prabowo?
-
Nunduk Baca Teks, Public Speaking Widiyanti Menteri Terkaya di Kabinet Prabowo Ramai Dicibir: Kayak Bocah SMP Presentasi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!