Suara.com - Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengatakan bakal fockus pada kesejahteraan masyarakat selama memimpin. Meki mengajak seluruh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di wilayahnya untuk bergandengan tangan membangun daerah ini.
Meki mengatakan akal memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami harus mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan salah satunya yang menjadi fokus kami ke depan ialah memperhatikan anak yatim piatu," kata Meki dalam keterangannya, Sabtu (22/2/2025).
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan pihaknya akan merangkul semua pihak untuk bagaimana membangun Papua Tengah lima tahun ke depan.
Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja dari Ribka Haluk dan juga Anwar Damanik yang sebelumnya menjadi Penjabat Gubernur Papua Tengah.
Meki Nawipa dan Deinas Geley dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025 di Jakarta.
Meki Nawipa-Deinas Geley termasuk dalam proses pelantikan 961 kepala daerah yang terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil Walikota yang dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara. (Antara)
Berita Terkait
-
Meki Nawipa: Kemenangan Ini Berkat Restu Tuhan, Alam, dan Manusia Papua Tengah
-
Sah! Meki-Deinas Pastikan Kemenangan di Pilgub Papua Tengah
-
Umumkan Kemenangan di Pilkada Papua Tengah, Meki Nawipa: Ini Kepercayaan Luar Biasa
-
Meki Nawipa-Deinas Geley Menang di Pilkada Papua Tengah, Klaim Unggul 44 Persen
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender