Suara.com - Gempa bumi telah mengguncang negara Nepal pada Jumat (28/2/2025) pagi waktu setempat.
Informasi gempa Nepal berkekuatan 5,5 magnitudo itu terjadi hingga membuat warga setempat panik.
Kabar gempa itu disampaikan Survei Geologi AS (USGS), tanpa laporan langsung mengenai adanya kerusakan atau korban usai peristiwa bencana alam itu.
Dilansir dari USGS, gempa terjadi 14 kilometer di selatan Kodari pada kedalaman 10 kilometer.
Pihak berwenang Nepal belum mengeluarkan peringatan tsunami dan belum ada laporan tentang gempa susulan yang signifikan.
Getaran dirasakan di daerah sekitarnya, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan penduduk.
Nepal, yang terletak di wilayah seismik aktif di sepanjang garis patahan Himalaya, rentan terhadap gempa bumi akibat tabrakan terus-menerus antara lempeng tektonik India dan Eurasia.
Negara tersebut telah mengalami beberapa gempa dahsyat di masa lalu, termasuk gempa berkekuatan 7,8 magnitudo pada tahun 2015 yang menyebabkan kehancuran luas dan banyak korban jiwa.
Baca Juga: Jepang di Ambang Kepunahan? Angka Kelahiran Terus Menukik Tajam
Berita Terkait
-
Jepang di Ambang Kepunahan? Angka Kelahiran Terus Menukik Tajam
-
Cek Fakta: Mobil Terbakar Jalan Sendiri Dibawa Arwah Manusia
-
Sekutu AS di Asia Ragu, Akankah Washington Bela Taiwan?
-
Cinta Tak Kenal Usia, Pria Jepang Nikahi Ibu Teman Sekelasnya yang 21 Tahun Lebih Tua
-
Dua Orang Jadi Korban Penembakan di Gedung Pengadilan Jerman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK