Jumlah Pengungsi dan Lokasi Evakuasi
BPBD melaporkan bahwa sebanyak 30 jiwa dari Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, telah mengungsi ke SDN Kampung Melayu 01/02. Pengungsian dilakukan untuk menjaga keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia, dari risiko banjir yang semakin tinggi.
Sementara, kerugian yang meliputi kerusakan properti rumah tangga, infrastruktur jalan yang terendam, serta hilangnya pendapatan harian bagi masyarakat yang tergantung pada aktivitas ekonomi lokal belum bisa diprediksi.
BPBD juga memperingatkan bahwa luapan Kali Ciliwung menjadi penyebab utama banjir di sebagian besar wilayah terdampak. Dengan curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan, potensi peningkatan jumlah wilayah terdampak tetap ada.
Dalam upaya penanganan darurat, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk membantu evakuasi warga dan mendistribusikan bantuan logistik ke lokasi pengungsian. Selain itu, pompa-pompa air telah dioperasikan untuk mempercepat proses penyedotan air di beberapa titik genangan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus memantau kondisi tinggi muka air di pintu-pintu air utama seperti Manggarai dan Katulampa. Hingga saat ini, status siaga masih diberlakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Berita Terkait
-
Puncak Bogor Diterjang Banjir, Ratusan Warga Kampung Pensiunan Terdampak
-
Masuk Program Quick Wins, Pramono-Rano Bidik Jakarta Bebas Krisis Air 2030
-
Babak Baru Korupsi Impor Gula, Tom Lembong Bakal Disidang 6 Maret, Akankah Terbukti Bersalah?
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspada Hujan Lebat dan Potensi Cuaca Ekstrem di Kota-kota Ini
-
Hasto Lawan KPK, Sidang Pertama Untuk 2 Gugatan Praperadilan Dimulai Hari Ini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan