Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut pihaknya tengah gencar lakukan promosi rumah susun (rusun) kepada warga yang tinggal di bantaran kali atau yang rumahnya kerap kebanjiran. Hal tersebut dia lakukan ketika mengunjungi para korban banjir di Jakarta Timur yang mengungsi di SDN Kampung Melayu 01/02.
Namun sayangnya, para pengungsi menolak pindah ke rusun dan mengaku lebih nyaman di tempat tinggalnya saat ini.
Rano menyebut kalau Pemprov DKI Jakarta akan segera meresmikan rusun baru di daerah Jagakarsa. Dia mengklaim kalau standar rusun tersebut sudah seperti di Singapura.
"Saya lagi promosiin rumah susun. Kita punya rumah susun yang akan launching daerah Jagakarsa ada 3 tower. Tiga tower itu kualitas bagus. Saya minta maaf ya, mungkin kualitasnya sama kayak Singapur," kata Rano ditemui saat meninjau sodet Ciliwung, Jakarta Timur, Senin (3/3/2025).
Menurut Rano, warga Jakarta memang belum terbiasa tinggal di rusun. Itu sebabnya, dia kini gencar lakukan promosi ketika bertemu langsung dengan masyarakat.
"Saya ke kampung-kampung ingin promosiin, 'ayok pindah ke rumah susun'. Sewanya jangan apartemen, ini rumah susun. Kalau rumah susun semua standar sama. Tapi alhamdulillah standar rumah susun DKI bagus-bagus," tuturnya.
Menurut Rano, hal ini sebenarnya berkaitan dengan mengubah kebiasaan masyarakat Jakarta yang lebih terbiasa hidup di rumah tapak. Padahal, sistem rusun di negara lain seperti Singapura juga bisa baik dilakukan.
"Saya baca sejarah Singapur, itu sama lho membangun rumah vertikal sama dengan Jakarta," katanya menambahkan.
Dia menegaskan kalau Pemprov Jakarta kini tidak akan memakai cara kekerasan untuk relokasi warga ke rumah susun. Dia menyebut, pemerintah akan lebih dulu membangun rusun di lahan yang ada, kemudian baru memindahkan warga.
Baca Juga: 840 RW di Jakarta Belum Punya Bank Sampah, Pramono-Rano Janji Buatkan Dalam 100 Hari
"Itu idealnya. Tapi sekarang oke, buat pembebasan lahan. Tapi selama pembangunan mereka harus relokasi dulu, kita kan mau bangun, minimal setahun. Nah selama setahun, mau di mana? Udah kelar pindah, itu yang kita tawarkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Imbas Kali Ciliwung Luber, 42 RT di Jakarta Kebanjiran
-
Puncak Bogor Diterjang Banjir, Ratusan Warga Kampung Pensiunan Terdampak
-
Gegara Air Kiriman dari Bogor, 28 RT di Jakarta Terendam Banjir: Ketinggian Capai 1,5 Meter
-
840 RW di Jakarta Belum Punya Bank Sampah, Pramono-Rano Janji Buatkan Dalam 100 Hari
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Review Don't Say Good Luck: Menyingkap Batas Seni dalam Menghadapi Kepiluan
-
Penjelasan Menkeu Purbaya Soal Anggaran MBG Rp240 Triliun dan Alokasi Pendidikan
-
Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Jadi 53 Orang
-
Yukie Pas Band Jalani Operasi 10 Jahitan Kepala Usai Ditabrak Pengemudi yang Tertidur Saat Menyetir
-
Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT
-
Beras Diekspor, Bawang Putih Hingga Daging Masih Bergantung Impor
-
Hasil Operasi Maraton Juni-Agustus, Polres Bogor Musnahkan Sabu Hingga Jutaan Obat Terlarang
-
Baru Tugas Negara Bela Timnas Indonesia, Shayne Pattynama Langsung Digeber STY
-
Satlap Tri Cakti Timah Diduga Halangi Polisi, IPW: Hukum Tak Boleh Diintervensi
-
50+ Promo Indomaret Spesial Kemerdekaan: Diskon hingga 50% dan Beli 1 Gratis 1