Suara.com - Anggota TNU Angkatan Laut (AL) Bambang Apri Atmojo mengaku melesatkan lima kali tembakan kepada bos rental mobil Ilyas di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Tangerang, Banten dalam insiden berdarah pada Kamis (2/1/2025) silam.
Pengakuan tersebut disampaikannya dalam Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur dengan agenda pemeriksaan saksi dan terdakwa, Senin (3/3/2025).
Bambang menceritakan kronologis penembakan di lokasi. Saat itu, tembakan pertama dan kedua diletuskan Bambang saat melihat rekannya, Sersan Satu Akbar Adli dipiting dan diseret sejumlah orang.
Ia kemudian meletuskan tembakan untuk peringatan agar orang-orang tersebut melepaskan Akbar.
"Posisi pada saat itu Akbar seperti kesakitan 'tembak, Tut. Tembak, Tut' kami posisi memegang senjata langsung menembakkan tembakan peringatan sebanyak dua kali," kata Bambang
"Ke mana?" tanya Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta Mayor corps hukum (Chk) Gori Rambe.
"Sudut 160 derajat posisi ke atas," jawab Bambang.
Namun tembakan tersebut, menurut Bambang tidak digubris oleh orang-orang yang memiting Akbar.
Bambang terpancing turun dari dalam mobil sambil memegang senjata dan menembak ke arah orang-orang yang mengerubungi Akbar.
Tembakan Ketiga
Tembakan ketiga yang terarah itu mengenai bagian perut rekan bos rental Ilyas, Ramli. Kemudian Bambang kembali memuntahkan tembakan ke Ilyas.
Dari pengakuannya, Bambang merasa bahwa Ilyas mendekat ke arahnya untuk merampas senjata.
Bambang mengaku spontan menembak Ilyas ke bagian dada hingga Ilyas tewas.
"Tembakan itu terdakwa arahkan ke mana?" tanya oditur.
"Kami arahkan lurus 90 derajat," kata Bambang.
Berita Terkait
-
Nangis di Sidang, Prajurit TNI AL Penembak Bos Rental Ilyas: Kami Sudah Minta Maaf ke Keluarga korban tapi Ditolak
-
Tangis Penyesalan Anggota TNI AL Usai Tembak Bos Rental Mobil: Saya Baru Kehilangan Ayah
-
Tolak Permintaan Maaf 3 Anggota TNI, Anak Bos Rental Mobil Ungkap Perjuangan Ilyas Kuliahkan Banyak Ponakan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?