News / Nasional
Senin, 03 Maret 2025 | 14:09 WIB
Pemeriksaan terdakwa Anggota TNI AL Bambang Apri Atmojo dalam sidang kasus penembakan bos rental dengan agenda pemeriksaan saksi dan terdakwa di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Senin (3/3/2025). [ANTARA/Siti Nurhaliza]

Suara.com - Anggota TNU Angkatan Laut (AL) Bambang Apri Atmojo mengaku melesatkan lima kali tembakan kepada bos rental mobil Ilyas di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Tangerang, Banten dalam insiden berdarah pada Kamis (2/1/2025) silam.

Pengakuan tersebut disampaikannya dalam Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur dengan agenda pemeriksaan saksi dan terdakwa, Senin (3/3/2025).

Bambang menceritakan kronologis penembakan di lokasi. Saat itu, tembakan pertama dan kedua diletuskan Bambang saat melihat rekannya, Sersan Satu Akbar Adli dipiting dan diseret sejumlah orang.

Ia kemudian meletuskan tembakan untuk peringatan agar orang-orang tersebut melepaskan Akbar.

"Posisi pada saat itu Akbar seperti kesakitan 'tembak, Tut. Tembak, Tut' kami posisi memegang senjata langsung menembakkan tembakan peringatan sebanyak dua kali," kata Bambang

"Ke mana?" tanya Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta Mayor corps hukum (Chk) Gori Rambe.

"Sudut 160 derajat posisi ke atas," jawab Bambang.

Namun tembakan tersebut, menurut Bambang tidak digubris oleh orang-orang yang memiting Akbar.

Bambang terpancing turun dari dalam mobil sambil memegang senjata dan menembak ke arah orang-orang yang mengerubungi Akbar.

Baca Juga: Nangis di Sidang, Prajurit TNI AL Penembak Bos Rental Ilyas: Kami Sudah Minta Maaf ke Keluarga korban tapi Ditolak

Tembakan Ketiga

Tembakan ketiga yang terarah itu mengenai bagian perut rekan bos rental Ilyas, Ramli. Kemudian Bambang kembali memuntahkan tembakan ke Ilyas.

Dari pengakuannya, Bambang merasa bahwa Ilyas mendekat ke arahnya untuk merampas senjata.

Bambang mengaku spontan menembak Ilyas ke bagian dada hingga Ilyas tewas.

"Tembakan itu terdakwa arahkan ke mana?" tanya oditur.

"Kami arahkan lurus 90 derajat," kata Bambang.

Load More