News / Internasional
Senin, 03 Maret 2025 | 19:21 WIB
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, sedang berada di ruang kerjanya. (Instagram/@zelenskiy_official)

Suara.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan bahwa Eropa bersatu dalam menciptakan perdamaian sejati dan memberikan jaminan keamanan untuk negaranya.

"Ada dukungan yang jelas dari Eropa. Persatuan semakin menguat, dan kesiapan untuk bekerja sama semakin meningkat," ungkap Zelenskyy dalam pidatonya melalui video pada Minggu malam setelah menghadiri KTT dengan para pemimpin Eropa di London.

"Semua sepakat pada poin penting: untuk mewujudkan perdamaian, diperlukan jaminan keamanan yang nyata. Ini adalah sikap seluruh Eropa, termasuk Inggris, Uni Eropa, Norwegia, dan Turki," lanjutnya.

Zelenskyy juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada banyak pertemuan dan kolaborasi yang dilakukan.

"Akan ada upaya diplomasi untuk perdamaian. Untuk kita semua yang berdiri bersama, Ukraina, seluruh Eropa, dan tentu saja Amerika," tambahnya.

Dia juga mencatat bahwa Eropa akan segera menyusun sikap kolektif yang akan disampaikan kepada mitra-mitra mereka di AS.

Mengenai dukungan dari AS selama ini, Zelenskyy menyatakan rasa terima kasihnya.

"Tidak ada hari tanpa rasa syukur. Rasa syukur ini adalah untuk mempertahankan kemerdekaan kami," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ketahanan Ukraina didukung oleh tindakan para mitra demi "keamanan mereka sendiri."

Baca Juga: Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina

"Perdamaian yang kuat dan tahan lama, serta kesepakatan yang adil untuk mengakhiri perang, adalah prioritas kita bersama," jelas Zelenskyy.

KTT di London itu diselenggarakan oleh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, tidak lama setelah Zelenskyy mengalami ketegangan dengan Presiden AS Donald Trump dan wakilnya, JD Vance, di Gedung Putih.

Saat Zelenskyy meragukan kemampuan diplomasi untuk membawa perdamaian, Trump dan Vance mengkritiknya karena dianggap kurang bersyukur atas bantuan dari AS. Ketegangan tersebut menyebabkan pembatalan acara penandatanganan perjanjian mineral AS-Ukraina dan konferensi pers antara kedua presiden. Zelenskyy pun meninggalkan AS lebih awal.

Dalam pertemuan di London, Starmer juga mengumumkan rencana untuk membentuk koalisi sejumlah negara "yang bersedia" berkontribusi dalam mencapai perdamaian di Ukraina.

Inggris dan Prancis akan menyusun rencana perdamaian untuk diserahkan kepada Trump, ujar PM Inggris tersebut.

Load More