Suara.com - Hujan yang terus mengguyur sejak awal pekan ini, membuat sejumlah wilayah di Jabodetabek terdampak banjir yang cukup parah dengan ketinggian mencapai 3 meter, yang menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi dan aktivitas sehari-hari terganggu.
Hingga hari ini, Rabu (5/3/2025), sejumlah titik di Kota dan Kabupaten Bekasi masih menghadapi kondisi banjir yang signifikan akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin malam.
Beberapa lokasi yang masih terendam banjir diantaranya, Mega Mall Bekasi, Tambun Utara dan beberapa titik di sekitarnya. Sementara, beberapa titik lainnya sudah mulai surut seperti Stasiun Bekasi, Pasar Gabus, Pondok Gede Permai, Sriamur, sekitaran Villa Nusa Indah dan banyak lagi. Anda bisa terus memantau perkembangan terkini di media sosial atau melalui aun-akun resmi, seperti BPBD.
Berikut rekap Redaksi Suara.com, terkait lokasi yang sebelumnya sempat terendam banjir:
- Perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur: Ketinggian air meningkat dari 60-70 cm menjadi 120 cm, memaksa evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
- Perumahan Pondok Gede Permai: Banjir mencapai ketinggian antara 2 hingga 8 meter, mengakibatkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga.
- Pusat Perbelanjaan: Beberapa mal di Bekasi terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 2 meter, mengakibatkan operasional pusat perbelanjaan terhenti sementara.
- RSUD Bekasi: Rumah sakit daerah terendam banjir, menyebabkan evakuasi pasien dan gangguan layanan medis.
Upaya Penanganan dan Evakuasi:
Baca Juga: Banjir Jakarta Meluas, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Tim SAR, BPBD, dan relawan terus melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir menggunakan perahu karet. Posko-posko pengungsian didirikan di berbagai lokasi untuk menampung warga terdampak. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas terkait perkembangan situasi banjir.
Kontak Darurat Bekasi
Bagi warga yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut, berikut adalah daftar kontak darurat yang dapat dihubungi:
- Call Center: 112
- BPBD Bekasi: 0821-2349-9719
- Damkar Bekasi: 021-88957805
Berita Terkait
-
Hanyut saat Dievakuasi, Mayat Balita Korban Banjir di Tebet Ditemukan Subuh saat Listrik Menyala
-
Lapas Cikarang Dikepung Banjir, Dirjenpas Turun Tangan
-
Tragis! Balita 2 Tahun Ditemukan Tewas Terseret Arus Ciliwung Saat Banjir Tebet
-
Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Capai Rp2 Triliun, Berpotensi Tembus Rp10 T
-
Banjir Jakarta Meluas, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas
-
CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata
-
KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA
-
Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos
-
AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan
-
Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap
-
Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS