"Kafein berlebih bisa membuat tubuh cepat kehilangan cairan, sementara kita butuh cairan yang cukup agar tetap segar dan fokus selama perjalanan," tambahnya.
Istirahat dan Manajemen Stres Saat Mudik
Selain menjaga asupan nutrisi dan cairan, dr. Mulianah juga menyarankan agar pemudik mengatur waktu istirahat dan mengelola stres selama perjalanan.
Relaksasi sederhana, seperti melakukan peregangan otot atau mendengarkan musik favorit, dapat membantu mengurangi ketegangan tubuh dan pikiran.
"Jangan lupa bawa obat-obatan pribadi. Kadang-kadang mungkin timbul keluhan-keluhan tertentu masalah kesehatan selama perjalanan. Kita bisa mengantisipasinya dengan mengonsumsi obat-obatan emergency, seperti obat maag, obat diare, atau obat pereda nyeri," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya tidur yang cukup sebelum perjalanan panjang. Kurang tidur dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengemudi.
Mudik yang aman dan nyaman memerlukan persiapan yang matang, termasuk dari segi kesehatan.
Dengan memperhatikan asupan nutrisi, hidrasi yang cukup, serta mengatur waktu istirahat, pemudik dapat menjaga stamina selama perjalanan.
Selain itu, membawa bekal makanan sehat dan obat-obatan pribadi juga dapat menjadi langkah antisipasi yang baik.
Baca Juga: Ini Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa untuk Mudik 2025, Jangan Sampai Kehabisan Baterai!
Dengan persiapan yang optimal, perjalanan mudik bisa menjadi lebih lancar dan menyenangkan tanpa kendala kesehatan yang berarti.
Cek Kendaraan Umum
Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, melakukan pengecekan kendaraan umum bus sebagai upaya untuk memastikan kendaraan tersebut aman, menyusul tingkat mobilitas warga yang tinggi menjelang Lebaran 2025.
Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha mengemukakan pemkot melakukan ramp check kendaraan umum untuk memastikan bahwa kendaraan laik jalan dan aman untuk digunakan.
"Sesuai instruksi pemerintah dan Bapak Kapolri kami lakukan pengecekan untuk memastikan mudik Lebaran 2025 berjalan lancar. Sebagaimana tagline-nya 'Aman di perjalanan nyaman bersama keluarga'," katanya.
Gus Qowim, sapaan akrabnya mengatakan dengan pemeriksaan kendaraan tersebut diharapkan dapat mencegah kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang.
Pengecekan dilakukan mulai dari pengecekan administrasi fisik kendaraan dan pengemudi hingga pemeriksaan kesehatan kepada kru bus. Untuk pemeriksaan meliputi pemeriksaan kesehatan hingga tes bebas Napza (Narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif).
Ia menegaskan pemkot berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat sehingga saat arus mudik Lebaran 2025 bis berlangsung dengan lancar.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan aman dan nyaman. Kru bus juga harus dipastikan sehat sehingga perjalanan aman dan selamat," kata dia.
Wakil Wali Kota Kediri juga memantau secara langsung Area Traffic Control System (ATCS) yang ada di Dinas Perhubungan Kota Kediri. Terdapat 22 titik yang dipantau melalui CCTV di ATCS ini.
Di lokasi ini, tidak hanya mengendalikan lalu lintas, melainkan diharapkan juga dapat menjadi sorot pengendali tindak kriminalitas di Kota Kediri.
"Jadi di Kota Kediri ada pengawasan selama 24 jam. Ini bisa menjadi pengendali kriminalitas, sehingga kami bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," kata dia.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Didik Catur mengatakan untuk hasil ramp check jumlah bus yang diperiksa terdapat enam unit bus, hasilnya tiga bus dinyatakan lulus laik jalan dan tiga bus dinyatakan peringatan perbaikan.
Untuk hasil tes kesehatan, jumlah kru yang diperiksa 12 orang dan semua negatif Napza. Lalu jumlah tensi tinggi sembilan orang dan kolesterol tinggi tiga orang.
"Segala persiapan kami lakukan. Kami bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk persiapan mudik lebaran ini," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi
-
Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik
-
6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup