Suara.com - Seorang pria bernama Hardeep di Rohtak, Haryana, tega mengubur hidup-hidup penyewa rumahnya, Jagdeep, seorang guru yoga, setelah mengetahui bahwa Jagdeep berselingkuh dengan istrinya.
Kejahatan mengerikan ini terungkap setelah polisi menemukan jasad korban pada Senin, 24 Maret 2025, menyusul penyelidikan panjang atas kasus hilangnya Jagdeep sejak Desember tahun lalu.
Menurut keterangan polisi, Hardeep merencanakan pembunuhan ini dengan cermat. Ia membayar beberapa temannya untuk menggali lubang sedalam 7 kaki di sebuah ladang di desa Pantavas, Charkhi Dadri. Ia dalih bahwa lubang tersebut akan digunakan sebagai sumur bor.
Pada 24 Desember 2024, Hardeep bersama komplotannya menculik Jagdeep, yang berasal dari desa Mandothi, distrik Jhajjar, saat korban pulang dari tempat kerjanya di Universitas Baba Mastnath, Rohtak.
Jagdeep kemudian diikat tangan dan kakinya, dipukuli, dan dibawa ke lokasi lubang yang telah disiapkan.
Di sana, mulutnya dilakban agar tak bisa berteriak, sebelum akhirnya dilempar ke dalam lubang dan ditimbun hidup-hidup dengan lumpur. Kebrutalan pembunuhan ini baru terkuak tiga bulan kemudian berkat kerja keras kepolisian setempat.
Penyelidikan dan Penemuan Jasad
Kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang diajukan ke Polisi Shivaji Colony pada 3 Januari 2025.
Awalnya, polisi kesulitan menemukan petunjuk, hingga mereka memeriksa catatan panggilan telepon Jagdeep.
Baca Juga: Jadi Tersangka KPK, Eks Pejabat Kemenag Wisnu Haryana Ngaku Dicecar Penyidik soal Aliran Duit SYL
Dari sana, polisi mendapatkan bukti yang mengarah pada Hardeep dan salah satu rekannya, Dharampal. Keduanya ditahan, dan setelah diinterogasi, mereka mengakui perbuatan mereka serta mengungkap lokasi penguburan jasad Jagdeep.
Jasad korban akhirnya ditemukan pada Senin, 24 Maret 2025, tepat tiga bulan setelah pembunuhan.
Kepala Unit Badan Investigasi Kejahatan, Kuldeep Singh, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menangkap tersangka lain yang terlibat.
“Otopsi telah dilakukan, dan kami sedang menunggu hasil laporannya,” ujar Singh.
Kasus ini telah mengguncang masyarakat setempat, menyoroti dampak tragis dari konflik pribadi yang berujung pada tindakan keji. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga semua pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.
Berikut adalah beberapa kasus kriminal serupa di India yang melibatkan pembunuhan brutal dengan motif pribadi seperti perselingkuhan atau dendam, berdasarkan informasi yang tersedia hingga saat ini:
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Chhawla (2012)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila