Suara.com - Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) I Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan sudah 738.591 tiket mudik terjual pada H-2 Idulfitri.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan pada masa angkutan lebaran tahun ini.
"PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat peningkatan jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran 1446 H/2025,” kata Ixfan dalam keterangannya, Jumat (29/3/2025).
Berdasarkan data yang diperbaharui pada hari ini pukul 08.30 WIB, jumlah perjalanan kereta api sejak 21 Maret 2025 mencapai 1.876 perjalanan dengan rata-rata 85 perjalanan per hari.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 1.047.341 seat dengan rata-rata 47.606 seat per hari,
"Tempat duduk terjual 738.591 seat, okupansi 70 persen. Jumlah kedatangan penumpang 659.412 orang," ujar Ixfan.
Lebih lanjut, dia merinci total perjalanan dari Stasiun Gambir sebanyak 1.003 perjalanan dengan tempat duduk yang tersedia sebanyak 473.650 seat.
Adapun tiket perjalanan yang sudah terjual sebanyak 272.229 seat dan tingkat okupansi sebesar 57 persen.
Dari Stasiun Senen, ada 873 perjalanan dengan tempat duduk yang tersedia sebanyak 573.692 seat. Jumlah tiket yang terjual ialah 449.770 dan tingkat okupansi 78 persen.
Baca Juga: Prediksi Puncak Arus Mudik Malam Ini, Kapolri Sebut 54,2 Persen Pemudik Telah Tinggalkan Jakarta
Ixfan juga mengungkapkan ada 380 perjalanan dengan kereta tambahan. Jumlah tempat duduk yang tersedia pada kereta tambahan sebanyak 195.260 seat dengan rata-rata per hari 8.830 seat.
Dari Stasiun Gambir, sebanyak 225 perjalanan dilakukan dengan kereta tambahan yang menyediakan tempat duduk sebanyak 126.286 seat. Di sisi lain, sebanyak 125 perjalanan menggunakan kereta tambahan dengan jumlah tempat duduk yang tersedia sebanyak 67.974 seat.
Lebih lanjut, Ixfan menjelaskan perjalanan dengan kereta api jarak jauh (KAJJ) sejak 21 Maret 2025 sebanyak 848 perjalanan dengan jumlah tempat duduk yang tersedia sebanyak 472.762 seat.
“Tempat duduk terjual 454.216 seat, okupasi 96 persen,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, tiket Kereta antar provinsi pada masa lebaran telah terjual lebih dari setengahnya.
Sejak dilakukan penjualan tiket kereta api reguler serta penjualan tiket kereta api tambahan untuk masa angkutan Lebaran 2025 tercatat sudah sebanyak 2.049.975 tiket kereta api yang terjual per hari ini, Senin (17/3/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!