Suara.com - Hujan berintensitas ringan hingga yang disertai petir diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengguyur sebagian besar kota di Indonesia pada H+3 Lebaran Idul Fitri 2025, Rabu (2/4/2025).
Oleh karena itu, semua pihak diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat menyertainya.
Prakirawati BMKG Clara Dea dalam siaran daring menjelaskan, potensi hujan berintensitas ringan atau dengan curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam diprakirakan mengguyur Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Banda Aceh, Bengkulu, Serang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Gorontalo, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayawijaya, dan Jayapura.
Hujan berintensitas sedang atau curah hujan lebih dari 4,0 mm per jam diprediksi akan mengguyur Kota Medan, Bandung, Semarang, Denpasar, Mataram, Kupang, Banjarmasin, Makassar, Palu, dan Manado.
Hujan deras disertai petir dengan curah hujan lebih dari 5,0 mm per jam diprakirakan mengguyur Kota Palembang, Jambi, Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Palangka Raya, Samarinda, Tanjung Selor, Mamuju, Manokwari, dan Merauke.
Prakirawati BMKG secara rinci memaparkan bahwa meratanya hujan yang juga berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh sejumlah dinamika atmosfer di dalam kawasan ataupun sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mendapati keberadaan sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya Banten. Kemudian juga memanjang di Sumatera Utara - Bengkulu, pesisir selatan Jawa Barat - Jawa Timur, perairan Selatan NTT - Laut Timur, pesisir utara Kalimantan - Sulawesi Utara, Laut Banda-Papua Tengah.
Dalam hal ini konvergensi angin juga dideteksi berada dari Laut China Selatan, Teluk Thailand, Samudera Hindia selatan Banten, Laut Arafuru, dan juga di Samudera Pasifik utara Papua Barat.
Waspada gelombang tinggi
Baca Juga: Jakarta Bernapas Lega: Kualitas Udara Membaik di Hari Lebaran! Kota Lain Bagaimana?
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menyampaikan informasi peringatan dini gelombang tinggi di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) yang terjadi tanggal 2-5 April 2025.
“Informasi tinggi gelombang berlaku tangga 2 April sampai dengan 5 April pukul 07.00 WIB,” kata Prakirawan Dany Pangestu dalam keterangannya diterima di Batam, Rabu.
Menurut BMKG, kondisi sinoptik secara umum pola angin di wilayah Perairan Kepri umumnya diprakirakan bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan angin berkisar tiga sampai dengan 20 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kepri bagian selatan,” ujarnya.
Berdasarkan kondisi sinoptik tersebut, BMKG menyampaikan peringatan dini tinggi gelombang setinggi 1,25 sampai dengan 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah Kepri meliputi perairan utara Kepulauan Natuna, Perairan Kepulauan Subi-Serasan, perairan timur Kepulauan Natuna, dan perairan selatan Kepulauan Natuna.
BMKG mengingatkan gelombang tinggi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, sehingga disarankan perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan