Cara menentukan neptu tanggal adalah dengan menjumlahkan angka pada hari dan nama pasarannya.
Inilah patokannya :
Nama Hari dan Neptu
Senin : 4
Selasa : 3
Rabu : 7
Kamis : 8
Jumat : 6
Sabtu : 9
Baca Juga: 10 Weton yang Dipercaya Mendapatkan Banyak Rezeki di Bulan Ramadhan
Minggu : 5
Nama Pasaran dan Neptu
Pahing : 9
Pon : 7
Wage : 4
Kliwon : 8
Legi : 5
Misalnya, kamu lahir di hari Senin Wage, maka neptu kamu adalah 8, berikut caranya:
Senin: 4 , Wage: 4, Sehingga Neptu: 4 + 4 = 8
2. Tambahkan Neptu Penghuni dengan Neptu hari Pindahan
Apabila neptu penghuni sudah diketahui, langkah selanjutnya adalah menambahkan neptu kamu dengan neptu hari pindahan.
Misal, jika kamu ingin pindahan pada hari Sabtu, maka neptunya adalah 8 + 9 = 17.
Setelah itu, hasil di atas kamu bagi dengan angka 4 untuk mendapatkan kelebihannya.
Hasil yang ada akan menentukan hari baik untuk pindah rumah sesuai dengan Weton Jawa, yaitu Guru, Ratu, Rogoh dan Sempoyong.
3. Cocokkan dengan Perhitungan Weton Jawa
Jika angka lebih 1, maka jatuh pada weton Guru, yang artinya kelancaran rezeki, penghormatan, selamat, dan kesejahteraan.
Jika angka lebih 2, maka jatuh pada weton Ratu, yang artinya kelimpahan rezeki, terhindar dari kesialan, dan disegani.
Jika angka lebih dari 3, maka jatuh pada weton Rogoh, yang artinya mudah untuk pencuri masuk, kurang harmonis, dan kurang kebahagiaan.
Jika angka lebih dari 4, maka jatuh pada weton Sempoyong, yang artinya tidak nyaman di rumah, banyak kesusahan, dan terjadi pertengkaran.
Itulah cara penentuan hari pindah rumah berdasarkan Primbon Jawa dengan weton Jawa.
Apabila seperti pada contoh, maka angka lebihnya adalah 1.
Sehingga pindah rumah pada hari Sabtu berdasarkan perhitungan di atas akan mendapatkan kelimpahan rezeki bagi penghuni rumah.
Akan tetapi cara hitung hari baik pindah rumah ini dikembalikan lagi pada kepercayaan dan budaya masing-masing.
Percaya tidak percaya hingga saat ini masih banyak yang meyakininya.
Selain weton, dalam budaya Jawa juga ada kepercayaan bulan baik untuk pindah rumah, seperti:
- Bakdamulud, bulan keempat dalam kalender Jawa
- Ruwah, bulan kedelapan dalam kalender Jawa
- Dulkaidah, bulan kesebelas dalam kalender Jawa
- Besar, bulan terakhir dalam kalender Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'