"Tim sar gabungan berhasil menemukan korban dan langsung melakukan evakuasi korban ke rumah warga," ucapnya.
Arif mengimbau kepada masyarakat agar bisa selalu siaga dan memperhatikan kondisi cuaca saat akan bepergian.
Jika membutuhkan bantuan Tim SAR, maka bisa menghubungi nomor telepon 0411-555515 atau whatsapp 0811447115.
Lantas, apa penyebab pengendara sering tersesat saat mengikuti arah Google Maps?
Google Maps memang telah menjadi salah satu aplikasi navigasi paling populer yang membantu jutaan orang menemukan jalan setiap harinya.
Dengan fitur-fitur canggih dan kemudahan penggunaannya, aplikasi ini mampu memberikan panduan rute yang detail dan akurat.
Namun, meskipun sangat berguna, tidak jarang pengguna tetap mengalami kebingungan atau bahkan tersesat saat mengandalkan Google Maps.
Masalah ini dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan. Baik saat berkendara, berjalan kaki, atau menggunakan transportasi umum.
Faktor pertama, karena adanya data yang belum lengkap dalam peta online tersebut.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Murka ke Priguna Dokter PPDS Perkosa Anak Pasien: Jangan Kasih Ampun
Alhasil, algoritma yang digunakan juga salah memprediksi.
Kedua, karena aplikasi jarang diperbaharui.
Orang sering lupa memperbarui aplikasi Google Maps mereka. Versi lama mungkin tidak memiliki informasi jalan terbaru atau fitur yang lebih canggih, sehingga dapat memengaruhi akurasi petunjuk arah.
Pengguna juga kerap tidak memperhatikan dimensi kendaraan. Biasanya, pengguna yang mengemudikan kendaraan besar, sering kali tidak menyadari bahwa jalur yang disarankan oleh Google Maps mungkin tidak cocok untuk kendaraan mereka.
Jika Anda sedang mencari tempat wisata alam yang menenangkan, sejuk, dan penuh panorama hijau, maka Malino di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bisa jadi jawaban sempurna.
Terletak sekitar 70 kilometer dari Kota Makassar, Malino menawarkan udara sejuk pegunungan, hamparan kebun teh, air terjun alami, hingga kuliner khas yang menggoda.
Tak heran, kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia