Suara.com - Salah satu trik dekat dengan masyarakat di semua kalangan, baik yang berada maupun tidak, rupanya menjadi cara sendiri bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Jauh sebelum menjabat sebagai Gubernur, Kang Dedi Mulyadi sudah lebih dulu dekat dengan masyarakat, lantaran sering turun langsung ke lapangan.
Karakter yang selalu dekat dengan masyarakat inilah membuat banyak orang mencari Kang Dedi Mulyadi.
Bahkan, jangan sampai melewatkan momen ketika dikunjungi oleh Dedi Mulyadi.
Seperti yang dilakukan oleh nenek yang satu ini.
Nenek ini rela berdesakan dengan ribuan orang demi ingin bertemu dengan Kang Dedi Mulyadi.
“Aduh, Cintaaa, emak dari mana?” tanya Dedi Mulyadi.
“Dari Joglo, Maleber, Desa Syahbandar,” jawab si nenek.
“Oh orang Maleber, agak trauma ke orang Maleber,” jawab pria yang biasa juga disapa KDM dengan gelagat bercanda.
Baca Juga: Dari Aura Kasih Untuk Dedi Mulyadi: Wilujeung Tepang Taun Kang
KDM pun memanfaatkan waktu untuk bercanda sebentar, lantaran yang menghampirinya seorang perempuan tua dan sendirian.
Rupanya saat ditanya oleh KDM perihal pasangan hidupnya, nenek ini menjawab jika dirinya sudah ditinggal puluhan tahun.
“Kemana si aa (suami)?,” seru KDM.
“Enggak ada, udah meninggal,” sahut nenek.
“Oh meninggal, sudah lama?, ada 10 tahun?,” tanya KDM lagi.
“Tahunan, ada,” jawab nenek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS