Suara.com - Hasan Nasbi terlihat hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (5/5/2025) sore ini. Hasan duduk bersama jajaran anggota Kabinet Merah Putih di salah satu ruang di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Pantauan Suara.com di rungan, terdapat tanda nama KKK PCO di atas meja Hasan. Sebelumnya, ramai diberitakan Hasan mengajukan surat pengunduran diri sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).
Tampak Presiden Prabowo Subianto yang turut menyalami satu per satu anggota kabinet yang hadir, termasuk Hasan. Prabowo bahkan turut menyapa Hasan saat menjabat tangan.
"Hei," ucap Prabowo di Kantor Presiden, Senin (5/5/2025).
Turut menyalami anggota kabinet lain, termasuk Hasan, yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Gibran tampak menatap Hasan sembari memberikan senyum.
Belum Diteken Prabowo
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara ihwal surat pengunduran diri yang diajukan Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikaai Kepresidenan (PCO). Prasetyo mengakatan dirinya sudah menyampaikan hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
Sebagaimana diketahui, Hasan mengirimkan surat pengunduran diri melalui Mensesneg dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Berkenaan dengan permohonan mundurnya Pak Hasan, bapak presiden sudah kami laporkan," kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa (29/4/2025).
Baca Juga: AI atau Sekadar Jargon? Gibran dan Kecanggihan Teknologi yang Diperdebatkan
Kendati sudah menerima surat pengunduran diri Hasan, Prabowo hingga kini belum meneken surat tersebut. Dikatakan Prasetyo, masih mempelajari terlebih dahulu surat pengunduran diri yang diajulan Hasan.
"Dan beliau ingin terlebih dahulu mempelajarinya. Jadi belum sampai kepada tahap sudah diteken, apalagi sampai tahap mencari penggantinya. Begitu untuk sementara update-nya," kata Prasetyo.
Sebelumnya, Hasan Nasbi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya di Kabinet Merah Putih sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).
Ucapan terima kasih itu disampaikan Hasan dalam video dokumebtasi hari terakhirnya sebagai Kepala PCO. Diketahui Hasan memilih mengundurkan diri dari jabatan pada 21 April 2025.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai bagian dari anggota Kabinet Merah Putih. Dan tentu saja itu merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya pribadi," kata Hasan sebagaimana dilihat dalam video yang diunggah akun Instagram @totalpolitikcom, Selasa (29/4/2025).
Selain menyampaikan terima kasih, Hasan merasa dirinya juga perlu meminta maaf kepada Prabowo bila selama bekerja ia masih jauh dari apa yang diharapkan kepala negara.
Berita Terkait
-
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Sore Ini, Yusril hingga Raffi Ahmad Merapat ke Istana
-
Purnawirawan TNI Minta Gibran Dicopot: Jokowi Santai, Sebut Itu...
-
Forum Purnawirawan Prajurit TNI Minta Gibran Diganti, Jokowi: Boleh-boleh Saja
-
Prabowo Sambut Hangat Hun Sen, Pertemuan Tingkat Tinggi Pererat Hubungan Indonesia-Kamboja
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI