Di tangan Paus Leo XIV, Gereja Katolik berpotensi menjadi kekuatan moral global dalam isu lingkungan. Tidak hanya membela yang lemah, tetapi juga membela bumi sebagai rumah bersama.
Disambut pemimpin Eropa
Dari berbagai penjuru Eropa, para pemimpin negara langsung menyampaikan ucapan selamat. Selain itu, mereka juga menitipkan harapan akan perdamaian, keadilan, dan persatuan dunia.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut pemilihan ini sebagai “momen bersejarah” bagi Gereja Katolik.
Lewat platform X, ia mengirimkan pesan persaudaraan dan doa agar masa kepausan yang baru ini dipenuhi oleh kedamaian.
Dari Jerman, Kanselir Friedrich Merz, yang belum lama menjabat, juga memberi penghormatan. Ia menyebut Paus Leo XIV sebagai figur yang akan menjadi penjaga keadilan dan tokoh rekonsiliasi dunia.
Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berharap agar kepemimpinan Paus baru bisa memperkuat dialog global. Dalam unggahan singkatnya di X, ia menyampaikan harapan agar hak asasi manusia terus diperjuangkan di tengah dunia yang rentan dan terbelah.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut momen pemilihan ini sebagai peristiwa yang sangat menggembirakan. Ia percaya Tahta Suci punya posisi strategis dalam menjembatani bangsa-bangsa dan mendorong kerja sama global.
“Gereja memiliki peran penting dalam mengatasi tantangan besar dunia saat ini—dari krisis iklim hingga pengentasan kemiskinan,” ujarnya. Ia juga menyoroti perlunya promosi terhadap perdamaian dan keadilan global yang lebih merata.
Baca Juga: Kenapa Paus Baru Pakai Nama Pope Leo XIV?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran